Berita

Tokoh nasional Dr. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Sudah Ingatkan, Sekarang Terbukti Petambak Garam Mengeluh Anjloknya Harga

JUMAT, 05 JULI 2019 | 14:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Petambak garam semakin mengeluh dengan anjloknya harga garam di pasaran saat ini. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, harga garam yang anjlok karena faktor impor garam yang berlebihan.

Oleh tokoh nasional Dr. Rizal Ramli, hal ini sudah diingatkannya sejak lama. Ekonom senior itu menyayangkan langkah pemerintah yang terus melakukan impor pangan termasuk garam.

RR sapaan akrab Menko Ekuin era Presiden Gus Dur tempo hari mengatakan, pada tahun 2018, panen garam rakyat yang melimpah tidak terserap industri dalam negeri. Penyebabnya adalah, pemerintah lewat Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan membuat kebijakan impor 3,7 juta ton garam tanpa memasukan asumsi produksi garam rakyat.


Dia juga pernah menceritakan curhatan petambak garam saat berkunjung ke Madura dan Surabaya di Jawa Timur. Saat itu, ada seorang petambak menangis, dia mengeluhkan harga garam yang semakin mengkhawatirkan. Dua anaknya yang sedang kuliah terancam karena anjloknya harga.

"Saya dengar ini waktu itu saya nangis, kok tega-teganya, sama rakyat kecil kok kejam banget. Saya minta, pak Jokowi ambil tindakan, ini sudah kebangetan. Rakyat di bawah itu marah betul. Orang inlektual kayak saya enggak bisa terima kalau rakyat kita diperlakukan seperti itu," ujar RR dalam video pendek yang kembali viral.

Dia mengkritisi keputusan kuota impor garam tahun lalu tanpa memasukkan produksi garam lokal. Atas kebijakan tersebut, impor garam jadi kebanyakan.

Pada Oktober 2018, RR bersama kuasa hukum menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dalam impor pangan, termasuk garam.

"Oknum pejabatnya kecanduan impor. Istilahnya impor addictive, doyan banget. Kenapa? Karena tiap kali impor ada rentenya. Ada keuntungan yang besar, yang dinikmati importir dan oknum pejabat," ucap RR.

Diketahui, saat ini harga garam produksi rakyat kualitas unggul (KW I) ada di level Rp 600 per kilogram (kg), garam KW II di level Rp 500 per kg dan garam KW III sebesar Rp 400 per kg. Padahal tahun lalu, harga garam sempat berada di atas Rp 1.000 per kg.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya