Berita

Gubernur Jawa Timur/RMOL

Nusantara

Khofifah Segera Terbitkan Izin Pendidikan SMK Jurusan Kopi Dan Cokelat Di Banyuwangi

SABTU, 27 APRIL 2019 | 04:37 WIB | LAPORAN:

Masyarakat Banyuwangi bakal segera bisa menikmati fasilitas pendidikan vokasional bidang khusus kopi dan cokelat. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa izin ini akan segera dikeluarkan dalam bentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Alhamdulillah, Ibu Gubernur sudah memastikan mendukung pengembangan SMK khusus kopi dan cokelat di Banyuwangi. Ini semakin menyemangati Banyuwangi agar anak-anak SMK bisa mengoptimalkan potensi kopi dan kakao yang melimpah menjadi bisnis yang menjanjikan," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Jumat (26/4).

Pengelolaan lembaga pendidikan setingkat SMA dan SMK memang berada di bawah Pemprov Jatim. Saat berada di Banyuwangi, Kamis (25/4), Khofifah memang menyatakan langsung memproses perizinan pengembangan SMK kopi dan cokelat di Banyuwangi.


"Begitu tadi mendengar dari Bupati Anas soal SMK Kopi dan SMK Cokelat, saya langsung mengirim pesan ke Kepala Dinas Pendidikan supaya izinnya segera dikeluarkan. Lembaga pendidikan ini akan menambah pilihan pendidikan kejuruan bagi anak-anak yang ingin spesifik mengembangkan keterampilan di bidang kopi dan cokelat," kata Khofifah.

Khofifah juga menegaskan bahwa sekolah program vokasi di Banyuwangi itu akan dibangun dalam bentuk BLUD. Mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri, BLUD dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang atau jasa tanpa mengutamakan mencari keuntungan. Dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas.

Ditambahkan Khofifah, dengan menjadikan SMK sebagai BULD maka akan bisa lebih mengoptimalkan potensi siswa.

"Kita harus menyiapkan SDM yang memiliki talenta kuat sejak dini. Mereka harus diberikan ruang agar bisa sukses sejak muda. Nah dengan bentuk BLUD, mereka bisa mendapatkan pendapatan sehingga bisa ada kemandirian," kata Khofifah.

Saat ini, Pemkab Banyuwangi juga menggandeng BUMN PT Perkebunan Nusantara XII dan sejumlah bank BUMN untuk melatih santri dan pelajar SMK dalam program pengembangan kopi dan cokelat.

“Kopi dan kakao sebagai bahan baku cokelat dari Banyuwangi telah banyak diekspor. Tapi kami berharap pengembangan ke depan kian inklusif, melibatkan anak-anak muda, tidak harus terikat ke perusahaan besar. Maka kita siapkan SDM-nya melalui SMK. Dan Bu Khofifah sangat responsif, jadi sudah nyambung, tinggal kita percepat eksekusinya,” ujarnya.

Anas yakin, dengan SMK kopi dan cokelat, bakal lahir banyak pengusaha muda di bidang tersebut. “Pasarnya sangat luas. Konsumsi kopi dan cokelat warga Indonesia sangat rendah, jadi pasarnya sangat terbuka. Belum lagi pasar ekspor. Insya Allah ini dua tahun ke depan dari SMK itu sudah bisa ikut mengangkat kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya