Berita

Erwin Aksa/Net

Nusantara

Golkar: Peluang Erwin Aksa Jadi Wagub DKI Tergantung PKS

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 21:44 WIB | LAPORAN:

Nama kader Golkar, Erwin Aksa turut meramaikan bursa calon wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Ketua Fraksi Partai Golkar, Ashraf Ali bahkan menilai peluang keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu masih terbuka.

“Ya siapa saja bisa kemarin kan,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/4).

Menurut Ashraf, tergantung dari partai pengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada 2017 lalu, Gerindra dan PKS. Terlebih dalam hal ini, kursi wagub telah disepakati untuk diberikan kepada PKS.


Dua kader PKS, yaitu Sekretaris PKS DKI Agung Julianto dan Ahmad Syaikhu, bahkan sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang digelar bersama Gerindra. Kini kedua nama tersebut sedang dibawa ke DPRD DKI.

"Dua nama masih belum dicabut kan? Jadi kalau peluang, ya tanya PKS gitu deh," jelasnya.

Namun demikian, Golkar tidak akan ngotot dalam memperjuangkan Erwin Aksa. Golkar, sambungnya, akan mengikuti dinamika yang terjadi. Apalagi, jatah kursi wagub memang milik Gerindra dan PKS.

"Ya kita mengikuti aja, apa yang nanti menunggu karena kan yang punya kan PKS dan Gerindra,” pungkasnya.

Nama Erwin Aksa muncul dalam bursa cawagub setelah Wapres JK semobil dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. JK kala itu mengantarkan Anies ke Balaikota DKI usai acara Kementerian BUMN.

Banyak pihak menghubungkan kebersamaan itu sebagai langkah awal agar Erwin Aksa untuk menjadi pendamping Anies.

Namun demikian, Anies sempat membantah dirinya dan JK membahas mengenai posisi wagub.

"Enggak, nggak ngomong soal wagub. Soal pilpres ya pasti ngomong lah. Cuma masak saya ceritain,” pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya