Berita

Nusantara

Dibuka Anas, Festival Banyuwangi Kuliner Tahun Ini Angkat Pecel Rawon

RABU, 24 APRIL 2019 | 01:38 WIB

Festival Banyuwangi Kuliner yang berlangsung pada Selasa (23/4) berlangsung meriah. Mengangkat kuliner lokal Pecel Rawon, sebanyak 152 tim peserta dari penjuru Banyuwangi berkreasi menyuguhkan makanan khas Banyuwangi ini. Acara ini juga dimeriahkan koki selebriti Vania Wibisono yang melakukan demo memasak dan menyajikan pecel rawon ala chef.

Digelar di area Taman Blambangan, ratusan peserta dari pagi menyiapkan kreasi masaknya di atas meja. Pecel rawon merupakan kuliner khas Banyuwangi yang memadukan nasi pecel dengan kuah rawon dan potongan daging . Memberikan sensasi yang unik dan nikmat di lidah.  

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan kuliner merupakan salah satu daya pikat pariwisata. Festival ini digelar sebagai komitmen daerah untuk mengangkat kuliner lokal menjadi lebih berdaya saing dan menjadi tuan rumah di tengah perkembangan pariwisata daerah.


“Food and fashion menjadi dua daya pikat utama pengembangan pariwisata. Makanya kita konsisten menggelar event ini untuk terus mengenalkan ragam makanan lokal kepada khalayak luas. Harapannya, kekayaan kuliner lokal mampu memikat wisatawan datang ke mari,” kata Anas saat membuka festival tersebut.

Festival Banyuwangi Kuliner tahun ini memasuki tahun kelima pelaksanaan. Sebelumnya, beragam makanan khas Banyuwangi telah diangkat dan dipromosikan seperti nasi tempong, rujak soto, pecel pithik, dan ayam kesrut. Hasilnya, saat ini di Banyuwangi makin banyak rakyat yang membuka usaha kuliner makanan khas lokal dan menjadi jujugan wisatawan.

“Festival ini juga bentuk keberpihakan total kami pada kuliner lokal. Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pelaku usaha kuliner lokal untuk mengambil kesempatan dalam perkembangan pariwisata daerah daripada memberikan peluang ini pada franchise makanan dari luar,”  ujarnya.

Pesta kuliner tersebut juga diwarnai demo masak Pecel rawon dari chef Vania Wibisono. Ditemani istri Bupati Banyuwangi, Dani Azwar Anas, Vania berbagi ilmu memasak Pecel Rawon yang sehat. Dia mengaku sangat mengapresiasi kekayaan kuliner lokal Banyuwangi yang kebanyakan merupakan masakan yang menggabungkan dua makanan.

“Sekarang ini, makanan fusion kan lagi hits dimana-mana, dan ternyata kuliner Banyuwangi sudah lebih dulu ada. Ini sangat pas untuk dipromosikan untuk mendukung pariwisata Banyuwangi yang tengah berkembang. Pastinya, pecinta makanan fusion akan tertarik datang ke mari,” jelas Vania yang lulusan Culinary Art Institute Santa Monica Amerika Serikat.   

Festival ini diikuti 152 tim peserta yang sebagian adalah pelaku usaha kuliner dan industri perhotelan. Semua peserta berlomba menampilkan kreasi pecel rawon tidak hanya rasa yang enak namun juga tampilan yang menarik. Salah satu peserta, Ibu Handayani (50) pengelola rumah makan Mak Isun mengaku sangat antusias mengikuti lomba kuliner ini.

“Warung saya berdiri sudah 1,5 tahun lalu. Saya ingin ikut lomba karena ingin sharing sekaligus ingin tahu seberapa cita rasa pecel rawon peserta lainnya,” kata Handayani.  

Lain halnya dengan Chef Harko Iskandar, dari Hotel Aston yang menyuguhkan pecel rawon yang dipresentasikan ala menu western. Oleh Harko, Pecel Rawon juga disajikan fusion menjadi beberapa makanan lain seperti sushi rawon ala jepang, roti croisant rawon yang merupakan dessert ala Prancis. “Kita memang ingin menunjukkan ke khalayak, bahwa kuliner lokal ini bisa disajikan dengan tatanan ala Western, tanpa mengurangi cita rasa lokalnya,” kata dia.

Di lokasi yang sama, juga digelar bebarengan dengan Banyuwangi Art Week yang berlangsung lima hari (23-27 April). Event ini menampilkan aneka produk unggulan UMKM lokal, seperti batik dan aneka kerajinan tangan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya