Berita

Foto:Humas BNPB

Nusantara

7 Korban Longsor Banjarbaru Berhasil Ditemukan, 5 Meninggal Dan 2 Selamat

SELASA, 09 APRIL 2019 | 12:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Evakuasi pencarian dan penyelamatan tujuh korban longsor di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan dinyatakan selesai dan ditutup.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, SKPD, Tagana, PMI, relawan dan masyarakat telah berhasil menemukan semua korban. Dari 7 korban yang tertimbun longsor, 5 orang meninggal dunia dan 2 orang dalam kondisi luka-luka.

"Jenazah telah diserahkan pada pihak keluarga," Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya sesaat lalu, Selasa (9/4).


Kejadian longsor terjadi di pendulangan intan tradisional di Desa Sei Pumpung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru pada Senin kemarin pukul 14.48 WITA. Longsor disebabkan kondisi tanah yang labil dengan material tanah bercampur pasir dan kerikil basah akibat hujan yang turun sejak pagi hari.

Saat kejadian ada tujuh pendulang yang sedang mencari intan yang dilakukan secara rutin karena mata pencaharian mereka adalah pendulang intan. 2 orang ada di atas sedangkan 5 orang berada di bawah. Tiba-tiba terjadi longsor yang menimbun mereka. Dua orang berhasil diselamatkan (Ardi dan Ipul) karena berada di bagian atas, sedangkan 5 orang yang berada di bagian bawah meninggal karena tertimbun material longsor di kedalaman sekitar 15 meter.

"Semua korban adalah warga Kecamatan Cempaka atau warga sekitar lokasi tambang," sebut Sutopo.

Evakuasi korban dapat dilakukan secara cepat, sejak kejadian hingga pukul 04.30 WITA tadi. Pencarian dilakukan secara manual karena alat berat tidak dapat dibawa di lokasi karena kondisi medan tidak memungkinan.

"Tim SAR gabungan didukung oleh lampu penerangan, mesin genset, pompa, dan dapur umum. Kendala evakuasi adalah hujan dan angin kencang yang medan berlumpur," ujar Sutopo.

Longsor di area pendulangan intan tradisional di Kecamatan Cempaka bukan hal yang baru. Sudah sering terjadi dan menimbulkan korban jiwa. Tingginya risiko longsor di area pendulangan intan ini disebabkan cara menambang intan. Tentu ini perlu segera diatasi agar tidak terjadi longsor dan korban lagi.

"Pemerintah Kota Banjarbaru harus mengkaji dan melakukan langkah-langkah mitigasi, termasuk di dalamnya kebijakan pembangunan di daerah ini. Pemkot Banjarbaru merencanakan menjadikan kawasan Pumpung Cempaka sebagai lokasi wisata, namun kendalanya lahan tersebut adalah milik masyarakat dan belum bisa dibebaskan," demikian Sutopo.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya