Berita

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni/Repro

Politik

Jelang Pencoblosan, Video Hendrajoni Bagikan Bantuan "Jokowi" Kembali Beredar

JUMAT, 05 APRIL 2019 | 23:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mencuat ke publik saat memperlihatkan bagi-bagi bantuan kepada masyarakat. Aksi ini terekam dalam video berdurasi 41 detik yang tersebar di Whatsapp Group baru-baru ini.

Hendrajoni yang mengenakan pakaian dinas berwarna cokelat terlihat membagikan bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Ia juga didampingi beberapa pejabat lain yang mengenakan seragam serupa yang ia kenakan.

Menariknya, Hendrajoni yang sudah mendeklarasikan diri mendukung capres Joko Widodo ini berkali-kali menekankan nama Jokowi saat memberi bantuan.


"Bantuan ini dari Jokowi, tahu kan Jokowi kan? Ingat ya," kata Hendrajoni sembari mengacungkan telunjuk.

Adegan pun dilanjutkan dengan pemberian bantuan secara simbolis dan diakhiri dengan pose foto salaman. Tak sampai di situ, ia kemudian melanjutkan bagi-bagi bantuan dengan menekankan nama RI satu yang juga berstatus Capres petahana.

"Bantuan sarana dan prasarana destinasi wisata 320 juta, dari mana bantuan ini? Dari Joko Widodo," lanjutnya.

Sejatinya, video kontroversial ini sempat beredar di kalangan masyarakat sekitar bulan September 2018 silam. Namun menjelang pencoblosan yang akan berlangsung 17 April mendatang, video ini kembali beredar di WA.

Sempat dikritik hingga berujung pelaporan di Bawaslu, mantan politisi PAN itu nyatanya hingga saat ini masih menjabat sebagai bupati.

Hendrajoni sendiri sudah secara terang-terangan memberikan dukungan kepada Jokowi-Maruf di Pilpres 2019. Ia bahkan memilih keluar dari kepengurusan Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai Ketua DPD PAN Pesisir Selatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya