Berita

Kampanye Prabowo di Padang/Net

Politik

Pengamat: Pendukung Prabowo Militan, Sementara Jokowi Cenderung Pragmatis

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 10:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Militansi dua pendukung capres dan cawapres, Joko Widodo-Maruf Amin dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinilai berbeda jauh.

Pengamat politik, Jajat Nurjaman menilai, pendukung Prabowo-Sandi lebih militan dibanding dengan Jokowi-Maruf.

Hal ini, menurut Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) ini sangat menguntungkan bagi pasangan Prabowo-Sandi hingga hari H pencoblosan.


Mengingat semangat pendukung Prabowo-Sandi berpeluang besar menggaet pemilih yang saat ini masih tergolong swing voters.

"Militansi kedua pendukung bisa dilihat dari proses mobilisasi massa di sejumlah titik kampanye akbar pasangan capres dan cawapres. Kami mencatat perbedaan militansi sangat menonjol pada kedua calon," ungkap Jajat, Kamis (4/4).

Jajat mencontohkan, militansi pendukung Prabowo-Sandi melalui dana urunan kampanye Prabowo-Sandi banyak disumbang oleh rakyat. Kendati dengan penghasilan masyarakat yang minim, tapi tetap ikhlas untuk menyumbang.

Berbeda dengan sejumlah polemik yang terjadi pada mobilisasi massa pendukung Jokowi-Maruf yang disinyalir digerakkan karena iming-iming tertentu.

Lanjut Jajat, dia mengaku semangat kegotong-royongan yang ditunjukkan oleh pendukung Prabowo-Sandi justru kurang terlihat pada pendukung Jokowi-Maruf.

"Mungkin ada ya, tapi kurang terlihat. Sumbangan rakyat itu, mesti kecil tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, semangat keikhlasan itu bisa jadi medan magnet yang mengundang swing voter karena merasa tertarik atas semangat dan kebersamaan," tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya