Berita

Foto:Net

Politik

Klaim Jalan Desa 191.600 Km Diduga Tidak Akurat

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 19:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Infografis capaian dana desa tahun 2015 sampai 2018 yang disebarkan Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sanjoyo diduga tidak akurat.

"Taukah anda bahwa selama 4 tahun terakhir ini desa mampu membangun infrastruktur dalam skala yg sangat masif yg tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Indonesia? Apa saja itu, lihat tabel berikut," kata dia di akun Twitter @EkoSandjojo pada 17 Februari lalu.

Di media sosial, postingan Menteri Desa yang disertai infografis capaian dana desa tahun 2015-2018 itu ramai diperbincangkan dan tidak sedikit yang mengkritisi.


Capain jalan desa sepanjang 191.600 kilometer (Km) yang ada dalam infografis dinilai tidak masuk akal.

Pemilik akun @dulatips membuat silamulasi jalan desa sepanjang 191.600 Km yang tidak masuk akal tersebut.

"Mari bos @EkoSandjojo kita bikin simulasi kecil: Dgn asumsi pembangunan jalan digotong royong oleh warga, pembangunan jalan desa seharga 100jt/Km (sangat minim). Maka biaya yg dibutuhkan utk bangun 191.600 Km senilai 191 Triliun. Total dana desa aja gak sampe segitu.. Impossible!" kata dia.

Dijelaskan, tidak mungkin cukup membangun jalan 1 Km dengan biaya Rp 100 juta.

Total dana desa yang telah digelontorkan senilai Rp 180 triliun tidak masuk akal bisa membangun jalan desa sepanjang 191.600 Km. Sementara dana desa tidak cuma untuk jalan.

"Ayo dijawab, bos (Menteri Desa)! Kami rakyat akal sehat bertanya," tulis pemilik akun @dulatips.

"Ayo keluarin data rincinya. Kementerian gak pantes kluarin infograpis kecuali kementrian itu cm selevel buzzer. @EkoSandjojo," tambahnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya