Berita

Ridwan Saidi/RMOL

Politik

Ridwan Saidi: Sudah Jodohnya Prabowo Presiden, Masa Tidak Boleh Menang?

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 14:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Reaksi pemerintah terhadap sejumlah orang yang dianggap kritis di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno seharusnya tidak dilakukan secara berlebihan.

Demikian disampaikan budayawan asal Betawi, Ridwan Saidi dalam diskusi publik bertema "Jelang Pilpres: Jokowi Blunder & Panik?" di kantor Seknas Prabowo-Sandi Jl. Hos Cokroaminoto No. 92 Menteng, Jakarta Pusat (Selasa (12/2).

"Seharusnya tidak melakukan penangkapan kayak begini," kata Babe Saidi sapaan akrabnya.


Sebab, lanjut Saidi, dia yang pernah menjadi tim sukses pemenangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilu 1977, kondisinya tidak sebrutal seperti saat ini. Menurutnya, reaksi pemerintah terlalu berlebihan dan terkesan tidak terpelajar.

"Saya kepala kampanye PPP tahun 1977 enggak kaya gini, ini psikologi reaksi-reaksi mereka sangat tidak terpelajar," tutur dia.

Lebih lanjut, Babe Saidi menilai paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi memang sudah layak menjadi pemenang pada Pilpres 2019. Dia juga menyarankan kubu petahana tidak usah berlebihan menikam lawan politik.

"Enggak usah betingkah masa lawannya enggak boleh menang? Udeh jodohnye Prabowo presiden, tetapi kita mesti rendah hati," demikian Babe Saidi.

Pembicara lain dalam diskusi itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dai nasional Ustaz Fahmi Salim, dan dosen psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta Aad Satria Permadi. Serta juga dihadiri Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, M. Taufik. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya