Berita

Eka Sastra/Net

Politik

Repnas Garda Terdepan Mengabarkan Optimisme Indonesia Di Era Jokowi

SABTU, 08 DESEMBER 2018 | 15:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah satu provinsi yang mendapatkan perhatian khusus Joko Widodo sepanjang masa pemerintahannya.

Tidak kurang 10 kali Jokowi ke NTB, baik untuk meresmikan pembangunan, membagikan setifikat tanah, yang terakhir kunjungan Kepala Negara sewaktu gempa selama empat kali bahkan sempat menginap di tenda pengungsian.

Demikian disampaikan Ketua Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Eka Sastra saat membuka Rapat Kerja Daerah Repnas NTB di Kota Mataram, NTB, Sabtu (8/12).


Beberapa proyek nasional terdapat di NTB seperti kawasam ekonomi khusus Mandalika, lima bendungan besar, pasar, jalan dan masih banyak yang lain. Global Hub Kayangan Lombok Utara sebagai pelabuhan internasional, dan kawasan Samota di Pulau Sumbawa menjadi salah satu proyek pembangunan berskala dunia yang berjalan saat ini.

"Mungkin karena itu Gubernur NTB dua periode, tokoh besar masyarakat NTB, Tuan Guru Bajang, walaupun berbeda partai politik, tapi tetap mendukung Bapak Jokowi. Beliau melihat dari dekat keseriusan Bapak Jokowi membangun bangsanya termasuk NTB," terang Eka Sastra.

Karena itu, sama dengan TGB, Repnas juga menyerukan dan akan memperjuangkan agar pembangunan yang sangat gencar sekarang harus dapat dilanjutkan di periode kedua Jokowi. Pembangunan infrastruktur di periode pertama harus dilanjutkan dengan pembangunan kualitas manusianya agar Indonesia dapat lebih kuat dan mampu berkolaborasi serta berkompetisi di tingkat internasional.

Jelas Eka Sastra, tantangan yang ada saat ini adalah bagaimana melawan kebohongan-kebohongan yang diarahkan ke Jokowi, memecah bangsa dan tidak produktif.

Repnas sebagai bagian dari pengusaha nasional akan berjuang, menjadi garda terdepan dalam mengabarkan kebenaran, menjelaskan pesatnya pembangunan di masa Jokowi. Karena para pengusaha lah yang lebih tahu kondisi perekonomian Indonesia.

Repnas akan melaksanakan kampanye darat dan udara, mendatangi komunitas, kampus, sekolah, pesantren dan tempat umum lainnya serta bergerak dari rumah ke rumah mengabarkan kebenaran, mengabarkan optimisme Indonesia di periode Jokowi ini.

Eka Sastra menambahkan, Repnas bergerak tanpa kepentingan jangka pendek, tanpa mengharapkan apapun dan dengan prinsip kemandirian.

"Repnas berjuang untuk masa depan, bahwa Indonesia akan jauh lebih baik dimasa pemerintaham kedua Bapak Jokowi dan akan menjadi tempat yang lebih baik bagi anak cucu kita kelak," tutupnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya