Berita

Jenderal Mulyono/RMOLJabar

Politik

Pemilu 2019 Ajang Pembuktian Netralitas TNI

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 | 10:53 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 menjadi pembuktian Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersikap netral dan tidak terjerumus dalam politik praktis.

Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Senin (26/11).

Mulyono juga menegaskan tantangan TNI ke depan semakin komplek, apalagi dalam menghadapi pemilu 2019. TNI hadir bersama rakyat bukan hadir untuk kepentingan setiap golongan.


"Kita harus milik masyarakat secara nasional, berdiri di semua golongan tidak terkotak-kotak oleh kepentingan politik yang sempit," kata Mulyono.

Selain tantangan pemilu, TNI juga dihadapkan pada permasalahan-permasalahan yang sedang menimpa bangsa Indonesia di beberapa tahun terakhir ini.

"Bangsa kita diguncang kejadian yang mengganggu stabilitas keamanan, aksi-aksi separatisme, radikalisme, terorisme mengancam kehidupan bangsa," jelasnya.

Untuk itu, TNI dituntut untuk bertugas dalam segala bentuk pengamanan. Demi terciptanya kondusifitas masyarakat menjelang Pemilu 2019.

Perlu diketahui, Pusterad mengumpulkan Sejumlah 430 orang pejabat Danrem, Dandim serta para asisten teritorial dari seluruh tanah air.

Dibuka dengan Apel pengaman pemilu, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dari mulai 26-28 September 2018, dengan materi-materi yang sudah disiapkan.

Presiden Joko Widodo akan membuka kegiatan ini. [jto]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya