Berita

Bima Sakti (kiri) Dan Erikson (kanan)/Repro

Olahraga

Pertandingan Tanpa Arti, Indonesia Tetap Berjuang

MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 | 09:17 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Pertandingan tanpa arti, itulah yang terjadi dalam laga matchday terakhir antara tim nasional sepakbola Indonesia melawan Filipina di babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018.

Kendati demikan, anak asuh Bima Sakti pun harus menghadapinya dengan kepala terangkat serta ambisi mempermalukan Filipina.

Diketahui, pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (25/11).


"Saya paham banyak orang lagi marah serta sedih. Tapi ini bukan akhir sepakbola Indonesia," ujar Bima Sakti, Sabtu (24/11).

Jalan terjal pun akan dihadapi skuat garuda, pasalnya Filipina diasuh pelatih kelas dunia, Sven Goran Eriksson, yang pernah menukangi Timnas Inggris dan sejumlah klub elite di Eropa.

Apalagi, Erikson berkata hanya kemenangan yang bisa menjamin mereka lolos ke babak semifinal Piala AFF 2018.

Indonesia sebelumnya dipastikan tak lolos ke babak semifinal, setelah dua kali mengalami kekalahan dan sekali kemenangan lawan Timor Leste dengan raihan angka tiga. Posisi klasemen pun di peringkat 4, di bawah Singapura yang telah mengemas enam poin.

Sven Goran Eriksson tak ingin anak asuhnya bergantung pada hasil pertandingan lain di Grup B yakni Thailand kontra Singapura. Sebab, ketiga tim itu (Thailand, Singapura, dan Filipina) masih sama-sama berpeluang lolos. [jto]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya