Berita

M Nurhadi, pembunuh Dufi/Ist

Hukum

Tidak Mungkin MN Sendirian Saat Membunuh Dufi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 08:19 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi tidak mungkin hanya dilakukan oleh satu pelaku.

Diduga ada pelaku lain, selain MN yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yang turut aksi membunuh Dufi dan membuangnya dalam tong plastik di Klapanunggal, Bogor, Minggu (18/11)

“Bukti dan fakta ada pergeseran TKP eksekusi dan pembuangan. Enggak mungkin kalau sendiri dengan adanya perpindahan itu,“ ungkap mantan Kabareskrim, Komjen Pol (purn) Susno Duaji saat berbincang dalam talkshow di sebuah televisi swasta, Rabu (21/11).


Beredar informasi, selain mengaku telah membunuh korban Dufi, dalam verbal pelaku M Nurhadi mengakui ada orang yang membantunya.

Susno meyakini polisi akan mengembangkan kasus tersebut, apalagi satu orang tersangka telah ditangkap.

“Polisi pasti tak puas dan berhenti di tersangka pertama, akan terus mengungkap kasus ini,” demikian Susno. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya