Berita

Elvis Presley/BBC

Dunia

Elvis Presley Dianugerahi Penghargaan Tertinggi Presiden

MINGGU, 18 NOVEMBER 2018 | 08:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ini kabar gembira bagi penggemar Raja Rock and Roll, Elvis Presley. Penyanyi kelahiran Mississippi tahun 1935 yang meninggal di Tennessee tahun 1977 itu mendapatkan penghargaan tertinggi dari Presiden Amerika Serikat.

Elvis Presley merupakan satu di antara tujuh penerima Presidential Medal of Freedom yang diumumkan akhir pekan ini.

Presidential Medal of Freedom didirikan pada 1963 oleh Presiden John F. Kennedy. Penghargaan dari lembaga kepresidenan ini Medal of Freedom pasca perang


Medali itu adalah penghargaan sipil tertinggi di AS yang secara tradisional diberikan kepada mereka yang dinilai memberikan kontribusi dan jasa untuk keamanan, kepentingan nasional serta untuk perdamaian dunia atau upaya penting lainnya.

Elvis menjadi satu dari tujuh orang yang dianugerahi penghargaan tersebut oleh Presiden Donald Trump. Sebelum Elvis, musisi AS lainnya yang pernah menerima medali ini antara lain adalah Ella Fitzgerald, Bob Dylan, dan Stevie Wonder.

Menjelaskan penghargaan anumerta yang diberikan kepada Elvis, Gedung Putih dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa Elvis memiliki jasa besar bagi kebudayaan AS.

"Presley mendefinisikan budaya Amerika untuk miliaran penggemar yang memujanya di seluruh dunia," bunyi keterangan tersebut.

"Memadukan Injil, negara dan ritme serta blues, bintang itu (Elvis Presley) telah menciptakan suara tersendiri," sambungnya.

Selain Elvis, enam tokoh lain yang mendapat penghargaan serupa adalah legenda bisbol Babe Ruth dan almarhum Hakim Agung Antonin Scalia.

Kemudian NFL hall-of-famer Roger Staubach dan Alan Page yang mendapat penghargaan kehormatan sebagai ikon olah raga lain yang dihormati.

Mantan Senator Utah, Orrin Hatch, dan dokter serta filantropis Miriam Adelson juga mendapatkan penghargaan yang sama. [wah]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya