Berita

Foto/Net

Dunia

Kebakaran Renggut 71 Nyawa, Trump Bertolak Ke California

MINGGU, 18 NOVEMBER 2018 | 06:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertolak ke lokasi terjadinya kebakaran hebat di California pada Sabtu (17/11) waktu setempat.

Dia datang untuk meninjau langsung dan bertemu dengan para pejabat, korban dan petugas pemadam kebakaran di lokasi bencana.
"Kelihatannya lebih banyak orang yang hilang dari yang diperkirakan orang," kata Trump kepada wartawan dari Gedung Putih sesaat sebelum menaiki helikopter Marine One untuk terbang ke Pangkalan Gabungan Andrews, seperti dimuat Channel News Asia.

Saat ini diketahui bahwa setidaknya 71 orang meninggal dunia dan ada lebih dari 1000 orang terdaftar sebagai "hilang" dalam kebakaran terburuk yang pernah terjadi di negara bagian Amerika Serikat tersebut.

Saat ini diketahui bahwa setidaknya 71 orang meninggal dunia dan ada lebih dari 1000 orang terdaftar sebagai "hilang" dalam kebakaran terburuk yang pernah terjadi di negara bagian Amerika Serikat tersebut.

Kebakaran itu sendiri diketahui telah melahap area seluas Chicago dan menghancurkan hampir 10.000 rumah dan 2400 bangunan lain.

Butte County Sheriff Kory Honea mengatakan kepada wartawan bahwa jumlah orang hilang telah mengalami lonjakan dari semula 631 orang menjadi 1011 orang, dalam 24 jam ketika pihak berwenang menerima lebih banyak laporan tentang orang-orang yang hilang, dan setelah panggilan darurat sebelumnya ditinjau.

Kebakaran hebat itu terjadi sejak 8 November lalu. Trump menekankan bahwa kebakaran terjadi akibat salah urus hutan California. Dia mengatakan akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait hal ini.

"Kami akan berbicara tentang pengelolaan hutan," tegas Trump. [wah]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya