Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Mengendus Jejak Pembunuh Satu Keluarga Di Bekasi

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 07:29 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Polisi terus memburu para pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pemeriksaan saksi, petunjuk serta bukti di lokasi kejadian terus didalami oleh penyidik kepolisian, termasuk pencarian sebuah mobil yang diduga digondol pelaku.

Peristiwa sadis itu tergolong senyap, dan membuat polisi tampak bekerja keras untuk mengungkapnya. Sebab, berdasarkan pengakuan warga setempat, tak ada keributan atau tanda-tanda peristiwa pembunuhan, meski rumah korban tepat berada di sisi jalan.

Diketahui, empat orang korban ditemukan meninggal dunia, Selasa (13/11) pagi. Mereka terdiri dari suami, Diperum Nainggolan atau Gaban Nainggolan (38 tahun), istri, Maya Boru Ambarita (37), dan kedua anaknya Sarah Nainggolan (9), serta Arya Nainggolan (7).


Usut punya usut, polisi menduga pelaku pembunuhan diduga lebih dari satu orang. Polisi menduga pembunuhan ini dilatarbelakangi dendam membara. Polisi juga ragu pembunuhan itu bermotif ekonomi karena hanya mobil SUV korban yang digondol pelaku. Sedangkan uang dan perhiasan yang ada di dalam rumah tak dibawa lari.

"Anggota sudah mengamankan barang-barang yang diduga dipegang pelaku," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, kemarin (Rabu, 14/11).

Bahkan, lewat poster digital, Polda Metro Jaya meminta masyarakat segera melapor bila melihat mobil Nissan X-Trail bernomor polisi B 1075 UOG warna silver metalik. Masyarakat bisa menghubungi Subdit Jatanras atau Subdit Resmob Polda Metro Jaya.

Hingga kini, tim gabungan masih melakukan penyelidikan dan telah meminta keterangan dari 12 orang saksi. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya