Berita

Sudirman Said/RMOL

Politik

Waspada Genderuwo Ekonomi

MINGGU, 11 NOVEMBER 2018 | 14:32 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Politik Genderuwo, yang dilontarkan Presiden Joko Widodo menjadi polemik tersendiri di sejumlah kalangan, termasuk Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Kita harus waspada namanya genderuwo ekonomi. Namanya saja genderuwo, bentuk tidak nampak tapi merusak. Kalau kita fokus pemberesan genderuwo ekonomi insya Allah politik kita baik. Genderuwo ekonomi ini orang-orang yang ingin memburu rente melalui kesempatan-kesempatan tidak transparan," kata  Sudirman Said yang juga menjabat sebagai direktur materi dan debat dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (11/11).

Menurut tim penanggung jawab pemenangan Prabowo-Sandi Jawa tengah tersebut, fokus kampanye seharusnya lebih ke penyadaran masyarakat, bukan hal yang lain.


"Menurut saya kampanye fokusnya kepada penyadaran masyarakat, bahwa kita punya persoalan ekonomi, persoalan sulitnya lapangan kerja, pengangguran anak muda dan harga-harga yang tidak terjangkau. Itu yang harus jadi perhatian, bukan hal-hal yang begitu," ucap mantan Menteri ESDM ini.

Sementara itu, dalam dukungan relawan se-Karisidenan Pati, Sudirman meminta semua relawan bekerja maksimal. Ia cukup yakin dengan hasil Pilgub Jawa tengah beberapa waktu lalu, pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno akan mampu meraih kemenangan di Jawa Tengah.

"Pokoknya harus menang, mengenai presentase itu nanti. Masyarakat Jawa tengah perlu ada perubahan, itulah pesan yang saya terima waktu lalu," pungkas Sudirman. [jto]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya