Berita

Sungai Citarum/RMOLJabar

Nusantara

Permukaan Air Citarum Naik, Warga Kabupaten Bandung Waswas

MINGGU, 11 NOVEMBER 2018 | 13:04 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Permukaan air Sungai Citarum terus naik dengan cepat. Sebab, hujan turun setiap hari di wilayah Kabupaten Bandung. Ihwal ini warga di sepanjang aliran Sungai Citarum waswas.

"Ya, siap-siap aja. Kita enggak tahu kapan air masuk ke rumah," ujar Rohman (48) warga Kampung Haur Hapit, Desa Bojongsari, Kec. Bojongsoang, Kabupaten Bandung, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (11/11).

Seperti musim hujan sebelumnya, beberapa kampung di pinggir sungai Citarum kerap dilanda banjir akibat limpasan sungai terbesar di Jawa Barat tersebut. Beberapa diantaranya ada di Desa Bojongsari, terutama kampung-kampun yang ada di sekitar pertemua sungai anak sungai Citarum dengan Sungai Citarum.


Menurut Rohman ada beberapa daerah yang sering mengalami banjir cukup parah, yakni: Darah Andir, Sumur Bandung dan dayeuh kolot. Sementara Kampung Haur Hapit sendiri jarang terkena banjir karena wilayahnya terletak di daerah yang agak tinggi.

"Paling sekali-kali air naik hingga ke jalan dan beberapa rumah, itu pun kalau air citarum lagi besar-besarnya," ujar pria berbaju hitam tersebut.

Sementara itu Agus warga Komplek Bumi Sari Indah Kelurahan manggahan Kecamatan Bale Endah berharap permukaan Citarum tak terus naik, pasalnya dia harus menempuh rute yang sangat jauh ke tempat kerjanya, saat air Citarum naik hingga ke jalan-jalan di sepanjang Daerah Aliran Sungai.

"Kadang saya terpaksa harus muter ke Sapan, terus ke Gedebage buat sampai ke tempat kerja," sebutnya. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya