Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Insiden Pemasangan Bendera, Fadli Zon: Rekayasa Amatiran Sudutkan Habib Rizieq

MINGGU, 11 NOVEMBER 2018 | 08:28 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Habib Rizieq Shihab (HRS) menduga pihak intelijen Indonesia menjalankan rekayasa, tujuannya supaya imam besar FPI itu ditangkap polisi Saudi sebagaimana yang terjadi insiden pada 5 November lalu tentang pemasangan bendera di rumah sewaan HRS.

"Rekayasa yang amatiran untuk menyudutkan Imam Besar HRS," kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dalam akun twitternya @fadlizon, sesaat lalu, Minggu (11/11).

Diketahui, isu bendera di tembok belakang kediaman yang disewa Rizieq, di Mekah, adalah yang membuat Rizieq diperiksa aparat keamanan Saudi. Rizieq meminta aparat Saudi menyelidiki pemasang bendera dan pengambil foto dirinya.


Rizieq menduga ada pihak intelijen Indonesia yang melakukan aksi tersebut. Namun Juru bicara Kepala Badan Intelijen Negara, Wawan Hari Purwanto, membantah BIN terlibat dalam penangkapan imam besar FPI Rizieq Shihab di Arab Saudi. Menurut dia, penangkapan itu murni dilakukan oleh kepolisian Arab Saudi.

"Tuduhan pemasangan bendera di tembok juga tidak ada bukti bahwa yang memasang adalah BIN, apalagi memfoto kemudian lapor ke Polisi Saudi," kata Wawan. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya