Berita

Puan Maharani (tengah)/Rep

Menko PMK: Penting Upaya Bersama Untuk Perkuat Ekonomi Digital Bagi Perempuan

KAMIS, 08 NOVEMBER 2018 | 16:58 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Dunia industri saat ini memasuki era industri 4.0 yang ditandai dengan kegiatan ekonomi berbasiskan pada teknologi cyber atau ekonomi digital.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo telah mencanangkan visi Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Salah satu upaya untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital adalah dengan melakukan deregulasi kemudahan berusaha.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani dalam acara Indonesia Women Forum 2018 yang diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (8/11).


Dalam dua tahun terakhir, peringkat kemudahan berusaha Indonesia menurut laporan Bank Dunia meningkat dari peringkat 109 menjadi peringkat 91, naik 15 peringkat.

Pemerintah juga menyediakan akses permodalan melalui kredit usaha rakyat yang mencapai nilai Rp 120 triliun. Demi mewujudkan negara ekonomi digital yang kuat maka dibutuhkan pelaku-pelaku usaha yang tangguh dan kreatif.

"Acara Indonesia Womens Forum 2018 ini merupakan salah satu upaya penting dalam membangun pelaku usaha yang kuat dan kreatif khususnya kaum perempuan," jelas Menko PMK seperti dalam keterangan tertulis.

CEO Femina, Svida Alisjahbana menjelaskan, Indonesia Women's Forum (IWF) merupakan ajang selebrasi hal-hal terbaik yang sudah dicapai oleh wanita Indonesia, baik di dunia karir korporasi, maupun wanita wirausaha. Acara ini menjadi ajang pertemuan wanita bekerja terbesar di Indonesia dengan estimasi peserta dan pengunjung lebih dari 1.000 wanita per hari.

Sementara itu menurut Veronica Utami Head of Marketing Google Indonesia, kontribusi UMKM di Indonesa sangat besar. Melalui bisnis online pertumbuhan UMKM mencapai 80 persen lebih banyak.

Acara IWF berlangsung selama dua hari pada tangal 8-9 November 2018. Tema yang diusung dalam acara hari ini adalah "Wanita Mandiri Ekonomi".

Dibutuhkan beberapa upaya bersama untuk memperkuat ekonomi digital bagi perempuan diantaranya, memperluas dan memperkuat pelaku ekonomi digital perempuan melalui edukasi dan sosialisasi; meningkatkan akses permodalan, akses pasar, dan penguasaan teknologi agar dapat memperluas dan memperdalam pasar ekonomi digital, serta membangun jaringan kelembagaan ekonomi digital perempuan.

Menko PMK menerangkan bahwa peningkatan peran perempuan dalam bidang usaha dan ekonomi membutuhkan lingkungan yang dibangun secara bersama, sehingga dapat memberikan ruang yang kondusif.

"Melalui forum ini, diharapkan dapat dirumuskan agenda program, gerakan, maupun kampanye untuk membangun kapasitas ekonomi digital perempuan. Peran perempuan yang kuat dalam bidang ekonomi, akan mempercepat terwujudnya Indonesia yang sejahtera dan mandiri," tutup Menko PMK.

Pembukaan Indonesia Women's Forum ini ditandai dengan penekanan sirine oleh Menko PMK didampingi oleh Svida Alisjahbana serta Veronica Utami. Pada kesempatan ini pula Menko PMK menerima Token Of Appreciation dalam bentuk tanaman sebagai simbol sustainability dan nature yang menggambarkan bisnis yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam acara ini CEO Femina, Svida Alisjahbana; Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami; Pemimpin Redaksi Femina, Petty S Fatima serta para wanita wirausaha Indonesia. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya