Berita

HRS/Net

Politik

Jujur Dan Jangan Rekayasa Kasus Bendera Di Rumah Habib Rizieq

KAMIS, 08 NOVEMBER 2018 | 08:28 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Bendera yang mirip bendera kelompok ekstrimis diduga sengaja ditempel oleh oknum tertentu di dinding kediaman yang disewa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) di Mekkah, Arab Saudi. Sehingga aparat keamanan Arab Saudi memeriksa HRS.

"Soal ini gampang dan hanya mensyaratkan 2 hal saja: jujur dan jangan rekayasa. HRS bukan orang sulit diajak ngomong," kata Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah dalam akun twitternya @Fahrihamzah, sesaat lalu, Kamis (8/11).

Diketahui, saat diperiksa oleh otoritas keamanan Arab Saudi, HRS mengaku curiga dengan intelijen dari Indonesia sebagai kelompok yang sengaja menempel bendera tersebut.


Jurubicara FPI Munarman mengatakan dalam pemeriksaan itu, Rizieq juga diminta untuk menyebutkan intelijen-intelijen dari Indonesia yang dia curigai.

Dan laporan Rizieq akan direspons secara serius oleh pihak keamanan Saudi. Ini lantaran laporan itu menyangkut wilayah hukum Arab Saudi. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya