Berita

XXXTentacion/BBC

Dunia

Rekaman Rahasia Ungkap Pengakuan XXXTentacion Soal Kekerasan

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 | 07:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rekaman audio yang direkam oleh rapper XXXTentacion memunculkan fakta baru soal kehidupannya.

Dalam rekaman itu dia tampaknya mengakui menyerang mantan pacarnya dan menusuk sembilan orang.

Rekaman itu dibuat secara rahasia dan diyakini dibuat tahun 2016, saat pemenjaraannya akibat serangan dan pemenjaraan palsu mantan pacarnya yang hamil, Jenewa Ayala.


Kantor pengacara negara bagian Miami-Dade County mengatakan, rapper tersebut membuat penerimaan untuk beberapa tindak pidana dalam audio itu.

Dalam rekaman, dia menceritakan soal mantan pacarnya yang dia yakini telah mengkhianatinya.

"Saya menempatkan sumber kebahagiaan saya pada orang lain, yang merupakan kesalahan pada awalnya, kan? Tapi dia gagal pada setiap kesempatan sampai sekarang," ujarnya.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bagaimana dia mulai menyerangnya mantan kekasihnya itu.

"Sekarang dia takut. Gadis itu takut untuk hidupnya. Yang saya mengerti," tambahnya dalamrekaman itu, seperti dimuat BBC.

Sebelumnya dalam rekaman, dia bersumpah untuk membunuh mantan pacarnya tersebut.
XXXTentacion sendiri diketahui meninggal dunia di Florida bulan Juni lalu. Pria 20 tahun itu ditembak di dalam mobilnya.

Pada saat kematiannya, bintang yang memiliki nama asli Jahseh Onfroy, sedang menunggu pengadilan atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga serta pelecehan. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya