Berita

Puan Maharani/Rep

Menko PMK: Indonesia Bangga Sukses Selenggarakan Asian Para Games

SENIN, 15 OKTOBER 2018 | 13:48 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Keberhasilan sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Asian Games 2018 yang lalu telah menjadi inspirasi seluruh pihak, sehingga pelaksanaan Asian Para Games 2018 Indonesia, juga dapat berlangsung dengan baik dan sukses.

Penyelenggaraan Asian Para Games 2018 Indonesia, sekali lagi membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik, masyarakat yang ramah, dan negara yang maju. Maka dari itu, Indonesia jadi patut berbangga.

Demikian keterangan Menko PMK sekaligus Ketua Dewan Pengarah Panitia Nasional Asian Para Games Indonesia 2018, Puan Maharani usai mendampingi Wapres Jusuf Kalla dalam acara Closing Ceremony Asian Para Games 2018 di Stadion Madya, Komplek Olahraga GBK, Jakarta, Sabtu malam (13/10).


Adapun pesan kemanusiaan dalam Asian Para Games ini, menurut Menko PMK, telah ditunjukkan oleh para atlet disabilitas menjadi inspirasi hebat tentang jiwa solidaritas sosial dan semangat pantang menyerah dalam meraih kemajuan.

Inilah The Inspiring Spirit and Energy of Asia. Asian Para Games 2018 Indonesia juga merupakan ajang insan olahraga disabilitas terbesar Asia, yang mempersatukan etnis, budaya, dan bahasa dalam semangat memuliakan kemanusiaan, solidaritas sosial, dan meraih prestasi yang melampui batas.

Atas upaya dan kerja kerasnya, Menko PMK dan semua pihak penyelenggara diapresiasi langsung oleh Wapres Jusuf Kalla.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada atas kerjanya yang sejak awal mempersiapkan hingga akhirnya sukses menyelenggarakan Asian Para Games 2018 ini," kata Wapres dalam sambutannya saat menutup secara resmi Asian Para Games Indonesia 2018.

Menko PMK dalam keterangannya turut menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Asian Para Games 2018 ini mulai dari jajaran panitia, relawan, para sponsor, media massa, dan para pendukung lainnya.

"Terima kasih atas dukungan semangat dan doanya sehingga Asian Para Games 2018 Indonesia dapat berlangsung semarak, lancar, sukses, dan membanggakan," kata Menko PMK.

"Momentum ini, semakin meneguhkan kepada kita semua bahwa Indonesia sebagai bangsa besar yang majemuk dengan jiwa  gotong royongnya, akan selalu mampu menunjukan kepada dunia, bahwa Indonesia adalah negara dan bangsa yang bermartabat, maju dan berprestasi," tambahnya.

Kepada para wartawan, Menko PMK meminta kesiapan para atlet disabilitas jelang pelaksanaan internasional paralympic tahun 2020 nanti di Tokyo, Jepang. Prestasi atlet saat ini harus lebih dimantapkan lagi. Terkait pengangkatan PNS, Menko PMK menjelaskan bahwa mekanisme perekrutannya sudah dipersiapkan oleh Menpan RB.

Menko PMK juga menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat terhadap Asian Para Games cukup baik. Hal ini tampak dari jumlah pengunjung yang menyaksikan pertandingan selama seminggu ini yang mencapai 500.000 orang.

"Situasinya memang berbeda, karena jumlah cabang olahraga dan atlet yang bertanding juga tidak sebanyak Asian Games. Namun, yang terpenting adalah misi kemanusiaan yang didengungkan. Kita menghargai dan mendukung penyandang disabilitas sebagaimana orang kebanyakan," kata Menko PMK lagi.

Dalam penutup keterangannya, Menko PMK mengajak masyarakat dan semua pihak terkait untuk memelihara, menjaga, dan mempergunakan venue-venue olahraga teruta di GBK demi keberlangsungan komplek olahraga ini ke depan.

Acara penutupan Asian Para Games Indonesia 2018 dihadiri pula oleh MenPAN/RB, Syafrudin; Mensos, Agus Gumiwang; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; jajaran INAPGOC; dan sebagainya. Closing ceremony yang mengambil tema "We are One Wonder" berlangsung meriah, bersemangat, dan menampilkan aneka hiburan khas nusantara. [rus/***]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya