Berita

Murad dan Mukwege/BBC

Dunia

Dua Pejuang Melawan Pemerkosaan Dapat Hadiah Novel 2018

SABTU, 06 OKTOBER 2018 | 10:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hadiah Nobel Perdamaian 2018 diberikan kepada orang-orang yang vokal menyuarakan kampanye melawan pemerkosaan dalam peperangan. Mereka adalah Nadia Murad dan Denis Mukwege.

Murad adalah seorang warga Yazidi asal Irak yang disiksa dan diperkosa oleh kelompok militan ISIS dan kemudian bangkit menjadi aktivis kampanye untuk membebaskan orang-orang Yazidi.

Sementara Mukwege adalah seorang ginekolog Kongo yang bersama dengan rekan-rekannya, telah merawat puluhan ribu korban pemerkosaan.


Dikabarkan BBC, keduanya mengalahkan sekitar 331 individu dan organisasi yang dinominasikan untuk penghargaan bergengsi tersebut.

Keduanya dinilai telah membuat kontribusi penting untuk memusatkan perhatian pada, dan memerangi, kejahatan perang seperti itu.

Para pemenang yang diumumkan di ibukota Norwegia, Oslo pada Jumat (5/10). Ketua Komite Nobel, Berit Reiss-Andersen mengatakan bahwa mereka memenangkan penghargaan karena upaya mereka mengakhiri penggunaan kekerasan seksual sebagai senjata perang. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya