Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

India Deportasi Tujuh Warga Rohingya Ke Myanmar

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 09:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India mendeportasi tujuh warga Rohingya ke Myanmar pekan ini. Mereka sebelumnya telah ditahan di India sejak 20112 lalu karena masuk secara ilegal ke negara tersebut.

Saat ini diperkirakan 40 ribu orang Rohingya yang minoritas tanpa kewarganegaraan, tinggal di India setelah melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar selama bertahun-tahun.

Pemerintah India menggambarkan para imigran gelap Rohingya sebagai ancaman keamanan nasional dan meminta pemerintah negara bagian untuk mengidentifikasi dan mendeportasi mereka.


Direktur jenderal polisi di negara bagian Assam di timur laut India, Bhaskar Jyoti Mahanta mengatakan bahwa tujuh orang itu akan diserahkan kepada pemerintah Myanmar di perbatasan pada hari ini (Kamis, 4/10).

"Ini adalah prosedur rutin, kami mendeportasi semua orang asing ilegal," kata Mahanta seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya