Berita

Afghanistan/Net

Dunia

ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri Terbaru Di Afghanistan

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 11:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggungjawab atas serangan terhadap kampanye pemilu di provinsi Nangarhar, Afghanistan pada Selasa (2/10).

Menurut kantor berita kelompok Amaq yang berafiliasi dengan ISIS, kelompok itu mengatakan seorang pelaku bom bunuh diri telah menewaskan 35 orang dan melukai lebih dari 50 orang setelah meledakkan rompi bunuh diri.

Para pejabat Afghanistan sebelumnya mengatakan sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 30 orang terluka. Namun polisi memperingatkan jumlah korban kemungkinan akan meningkat.


Negara Islam telah mengklaim serangkaian serangan tahun ini yang telah menewaskan puluhan orang di Nangarhar, di perbatasan dengan Pakistan.

Dikabarkan Reuters, Afghanistan tengah bersiap memulai kampanye untuk pemilu legislatif pekan ini. Pemilu itu sendiri akan dilakukan akhir Oktober ini. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya