Berita

Anwar Ibrahim/Net

Dunia

Anwar Ibrahim: Skandal Korupsi Najib Razak Mengerikan

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 | 08:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kasus korupsi yang menjerat bekas Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak merupakan skandal yang memalukan.

"Ini mengerikan. Ini adalah salah satu skandal keuangan terburuk yang melibatkan pemerintah mana pun," kata presiden terpikih Partai Keadilan Malaysia, Anwar Ibrahim mengomentari tuduhan korupsi yang membayangi Najib.

"Oleh karena itu penting bahwa tindakan keras diambil. Tetapi pemerintah baru ini telah mengatakan dan memastikan penyelidikan akan menjadi profesional. Penuntutan tidak boleh jahat dan pengadilan harus independen," sambungnya dalam wawancara dengan Al Jazeera.


Najib diketahui menghadapi tuduhan atas penyalahgunaan dana negara di 1MDB. Isu ini muncul pertama kali muncul di publik pada tahun 2015 ketika publik mengetahui bahwa dana 4 milyar dolar AS telah hilang, dan hampir 700 juta dolar AS diduga ditransfer ke rekening bank Najib.

"Saya pertama kali mengangkat masalah ini di parlemen pada tahun 2011 dan saya bertahan selama bertahun-tahun sampai saya ditangkap dan dipenjara pada tahun 2015," jelas Anwar. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya