Berita

Aksi Mahasiswa Medan/RMOLSumut

Nusantara

Mahasiswa Medan Minta Jokowi Copot Sri Mulyani Dan Perry Warjiyo

SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 | 14:07 WIB | LAPORAN:

Elemen mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Bersatu meminta Presiden Jokowi untuk mencopot Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo terkait melemahnya ekonomi Indonesia.

Koordinator aksi, Hadi Mansur mengatakan saat ini ekonomi semakin kritis.  Pemerintah pun diminta lebih serius menyelamatkan rupiah dari keterpurukan.

"Kami meminta Presiden Jokowi, Menko Perekonomian, Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia berhenti mencari kambing hitam dan serius menghentikan pelemahan rupiah," katanya di sela-sela aksi yang berlangsung di Bundaran Jalan Gatot Subroto, dilansir RMOLSumut, Senin (10/9).


Mereka menilai, pembelaan pemerintah jauh dari substansi dan membuat kepercayaan publik juga pasar kian merosot.

"Terus menerus menyalahkan kondisi eksternal hanya membuat masyarakat kian ragu bahwa pemerintah dapat mengatasi pelemahan rupiah," ucap Hadi.

Menurut Hadi, jika pemerintah serius menyelamatkan rupiah, maka rupiah akan terkendali dan masyarakat juga akan mau berdiri bersama pemerintah mengatasi kritis akibat pelemahan rupiah.

"Namun, bila pemerintah tak serius apalagi malah mengambil keuntungan pribadi dari pelemahan rupiah, maka lebih Menkeu sebagai yang paling bertanggungjawab harus dicopot dan diganti dengan yang lebih baik," ungkapnya.

Hadi menambahkan, sebaiknya pemerintah tidak lagi berhutang pada International Monetary Fund (IMF) karena akan merugikan kepentingan nasional. "Indonesia bisa keluar dari krisis rupiah bila pemerintah serius mengedepankan kepentingan nasional," tambahnya.

Dalam aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa Bersatu menuntut agar menyetop semua produk impor dan menwujudkan kedaulatan pangan lokal, copot Menkeu dan Gubernur Bank Indonesia, tolak kedatangan IMF dan World Bank, selamatkan perekonomian Indonesia dari cengkeraman neoliberalisme dan kapitalisme serta menstabilkan harga komoditas pangan.[lov]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya