Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Bawaslu Temukan Dugaan DPT Ganda Di Kalbar

SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 | 09:05 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Persoalan daftar pemilih tetap ganda ditemukan juga di wilayah Kalimantan Barat.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza menuturkan jika pihaknya menemukan adanya dugaan kegandaan DPT di Kalbar.

"Kita ini sekarang sedang melakukan tracking, semua DPT yang sudah diplenokan oleh KPU Kabupaten/Kota, kita sementara ini sudah menemukan beberapa ribu dugaan DPT Ganda," ujarnya, seperti dilansir RMOLKalbar, Minggu (9/9).


Faisal mengatakan, saat berita DPT Ganda muncul kebetulan ia sedang berada di KPU RI.

"Bawaslu juga melakukan beberapa pencermatan dilacak menggunakan nama, NIK  dan tanggal lahir," jelasnya.

Diterangkannya lagi, pleno penetapan DPT sudah digelar, namun waktu itu jalan keluarnya perbaikan akan dilakukan pada pertengahan September. Yang melakukan penetapan DPT KPU Kabupaten dan Kota, karena itu hasil dari itu diakan dilakukan pencermatan bersama antara KPU, Bawaslu dan Parpol.

"Ada kegandaan di Kalbar sementara ini baru 8 kabupaten, masih 6 lagi on proses, ya udah sekitar 5600-an kemudian akan dilakukan pencermatan bersama dengan KPU dan Parpol," terangnya.

Faisal mengatakan, pada tanggal 16 September nanti bakal ada Pleno rekap di KPU RI, artinya mulai tanggal 10-12 akan ada pencermatan bersama, di tingkat kabupaten dan kota.

"Jika ada perbedaan ya tergantung KPU, namun mestinya KPU melakukan penetapan ulang," tukasnya. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya