Berita

Jokowi/Net

Politik

Untung Rugi Jokowi Pilih Erick Thohir

MINGGU, 09 SEPTEMBER 2018 | 05:10 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Dipilihnya Erick Thohir memimpin tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin sebagian pihak menilai menguntungkan dan ada juga yang bilang merugikan.

Dengan keberadaan Erick Thohir melengkapi media besar yang telah ada di kubu Jokowi.

Di kubu mereka sudah ada pimpinan media grup, Surya Paloh. Kemudian ada Hary Tanoe sebagai bos MNC, sekarang ditambah Erick Thohir dalam jajarannya. Bisa dikatakan media nasional sudah 75 persen dikuasai kubu Jokowi.


Jokowi tampaknya memakai filosofis Rupert Murdoch pemilik grup media besar Amerika Serikat.

Rupert Murdoch pernah berkata, "Jika ingin kuasai dunia, maka kuasai lah medianya."

Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga, Suko Widodo mengatakan pemilihan Eric Tohir selaras dengan kondisi dunia politik yang telah berada dalam era informasi.

“Di era di mana everyone goes digital, maka manajemen  institusi politik juga mau tidak mau harus berubah budaya. Budaya melek informasi. Demikian juga strategi pemenangan pemilihan, harus bertumpu dengan manajemen modern. Di sini lah Eric Tohir diyakini mampu menjadi pengatur strategi marketing politik,” tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/9).

Ia menegaskan, kekuatan media komunikasi dengan teknologi modern akan menjadi andalan untuk melakukan pengaruh politik.

“Yang penting lagi, manajemen pemenangan harus berseiring dengan politisi yang punya jaringan. Sementara manajemen yang dipegang ET kemungkinan hanya bertugas di wilayah persebaran informasi, pengelolaan brand saja,” jelasnya.

Suko memaparkan ada celah kelemahan juga di pihak Jokowi. Adalah kekuatan relasi yang bisa memanjemennya.

“Komunikasi ahlinya Eric. Tapi untuk pemenangan butuh kekuatan relasi/ jaringan. Nah ini yang belum ada orangnya,” tutupnya. [jto]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya