Berita

Obama/Net

Dunia

Obama Kritik Trump, Rachland: Ia Harus Bicara Akibat Presiden Pengganti Ugal-ugalan

MINGGU, 09 SEPTEMBER 2018 | 04:11 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

RMOL. Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengkritik Donald Trump dan Partai Republik dalam pidato yang ia sampaikan pada Jumat kemarin. Ia mendesak agar Demokrat berupaya untuk mengembalikan 'kewarasan politik' pada pemilu presiden AS selanjutnya.

"Obama mengkritik Trump. Dia tidak bisa cuma diam. Salah, bila Presiden yang mengelola negara dengan visi dan prinsip, cuma diam di hadapan kerusakan akibat Presiden pengganti yang ugal-ugalan. Ia harus mengkritik untuk mengingatkan. Obama tidak sendirian dalam tanggung jawab itu," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik, dalam akun Twitternya @RachlanNashidik, Sabtu (8/9).

Pidato Obama diketahui sebagai serangan pembuka dari serangkaian kampanye untuk membantu caleg partai Demokrat di pemilihan sela November mendatang.


Pemilu sela ini akan mempertaruhkan sebagian besar kursi Kongres dan 36 jabatan gubernur negara bagian.

Dikutip dari laman The Sydney Morning Herald,, Barack Obama menyebut, masyarakat di Amerika Serikat hidup dalam masa-masa berbahaya dan Partai Republik telah mengancam demokrasi, memecah belah dan merusak aliansi global. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya