Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Bus Masuk Jurang, 21 Orang Meninggal

MINGGU, 09 SEPTEMBER 2018 | 01:12 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Cikidang-Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Sabtu (8/9) .

Kali ini sebuah kendaraan mikrobus dari arah Jakarta terjun ke jurang di Kampung Bantarselang, Desa/Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan, terdapat 38 korban bus terjun ke jurang yang terjadi di Kampung Bantarselang, Desa/Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (8/9).


Dari semua itu, sebanyak 21 meninggal dunia, sisanya luka berat. "14 luka berat di RSUD Palabuhanratu, tiga di RSUD Sekarwangi," ujarnya seperti dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (8/9) malam.

Menurutnya, para jenazah saat ini sedang persiapan untuk dipulangkan. Saat ini jenazah masih pada tahap pemandian.

"Nanti kita akan bawa ke rumah duka dengan pengawalan dari kepolisian. Di Bogor nanti titik kumpulnya di Rumah Duka Bina Kasih," ucapnya.

Proses pemulangannya sendiri akan dilakukan secara sekaligus. Hal itu menggunakan ambulans sesuai dengan jenazah tersebut.

"Kita sudah siapkan ambulans dari sejumlah Puskesmas di Sukabumi, termasuk dari PMI, Basarnas, dan kepolisian. Kita pulangkan jenazah secara serentak dengan pengawalan sampai ke lokasi," ungkapnya.

Apabila keluarga korban ingin mengetahui nama-nama yang meninggal ataupun korban luka bisa menghubungi posko yang telah dibuat. Baik oleh Tim DVI dan Polres Sukabumi.

"Ada dua posko yang telah dibuat sebagai tempat informasi bagi keluarga korban yang ingib mengetahui korban meninggal dan selamat," terangnya.

Terkait sopir bus sendiri masih dalam penyelidikan. Sebab, belum diketahui sopir turut menjadi korban atau tidak. Hal itu termasuk mencari PO bus tersebut dan nama sopir yang bertanggung jawab.

"Kita masih penyelidikan terkait supirnya," jelasnya.

Bahkan kata dia, mengenai penyebab kecelakaannya sendiri masih menunggu hasil olah TKP. Sehingga belum bisa dikonfirmasi.

"Namun jalan tersebut (berbentuk s) merupakan lokasi yang rawan kecelakaan," pungkasnya. [jto]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya