Berita

Roy Suryo/Net

Politik

Ihwal Barang Milik Negara, Pihak Roy Suryo Akan Somasi Kemenpora

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 16:28 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Gerah dengan kabar tak kembalikan barang milik negara (BMN), Roy Suryo nampak melakukan perlawanan.

Politisi Partai Demokrat tersebut menunjuk penasihat hukum untuk menjernihkan permasalahan tersebut.

Penasihat hukum Roy Suryo, Tigor P. Simatupang, mengatakan, pihaknya akan mensomasi Kementerian Pemuda dan olahraga (Kemenpora) terkait beredarnya surat dengan kop Kemenpora di media sosial yang ditujukan kepada Roy Suryo dengan tanggal 1 Mei 2018. Terkait permintaan pengembalian barang milik negara.

"Kami akan meminta klarifikasi terkait surat tersebut, kok bisa beredar di media sosial. Sudah disiapkan somasinya," kata Tigor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/9).
"Kami akan meminta klarifikasi terkait surat tersebut, kok bisa beredar di media sosial. Sudah disiapkan somasinya," kata Tigor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/9).

Tigor juga menegaskan, hingga detik ini surat tersebut belum diterima kliennya secara fisik, tapi sudah beredar di media sosial.

"Ini maksudnya apa, khan surat itu harus diterima oleh klien kami, tapi beredar luas di media sosial," demikian Tigor.

Permintaan pengembalian BMN ke Roy Suryo itu didasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dan Surat Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 1711/MENPORA/INS/VI/2016 tanggal 17 Juni 2016 tentang Pengembalian Barang Milik Negara.

Sekretaris Menpora, Gatot S Dewa Broto sebelumnya menegaskan, salah satu BMN yang belum dikembalikan Roy Suryo adalah barang-barang elektronik. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya