Berita

Hanif Dhakiri melepas Delegasi Indonesia untuk ASEAN Skills Competition 2018/Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan

Menaker Targetkan Indonesia Juara Umum Di ASC 2018

MINGGU, 26 AGUSTUS 2018 | 05:42 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand pada 31 Agustus hingga 2 September 2018.

Menurut Hanif dua tahun lalu Indonesia meraih juara kedua dengan 13 emas. Untuk itu, prestasi yang didapat sebelumnya bisa meningkat menjadi juara umum.

"Saya ingin pada pelaksanaan tahun ini kita benar-benar bisa optimal melampaui target 15 emas. Walaupun tidak mudah saya ingin kita menjadi juara umum," kata Hanif saat memberikan arahan pada acara pelepasan 114 Delegasi Indonesia untuk ASC di Hotel Ciputra, Jakarta, Sabtu (25/8).


Untuk dapat memperbaiki pencapaian Indonesia saat ASC 2016 di Malaysia itu, Hanif meminta delegasi Indonesia bertanding dengan serius dan penuh kebanggaan. Pada ASC 2016 Indonesia meraih juara kedua dengan perolehan 13 emas, dua perak, dan tujuh perunggu.

"Kita bertanding membawa nama bangsa Indonesia. Kita harus meyakini kebesaran bangsa ini. Untuk itu, saya ingin berpesan kepada adik-adik sekalian untuk membuktikan bahwa Indonesia negara besar, negara yang pantas dihormati, dan negara yang pantas untuk dibanggakan," ujar Hanif.

Hanif juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi menyiapkan 44 kompetitor untuk mengikuti ASC ke-XII di Thailand.

Menurutnya pencapaian tim hingga saat ini bisa berjalan karena sumbangsih banyak pihak.

"Untuk itu pada kesempatan ini saya ingin berterima kasih kepada para pakar, akademisi, Apindo, Kadin, perusahaan, para stakeholder yang sudah bersinergi bekerja keras bersama menyiapkan kader-kader terbaik bangsa untuk mengikuti ASC ke-12 di Bangkok, Thailand," kata Hanif.

Delegasi Indonesia pada ASC ke-XII ada 114 orang yang terdiri dari 1 Ketua Delegasi, dua Technical Delegate, satu Official Delegate, 35 Experts, 44 Competitor, empat Team Leader, lima Official Observer, dan 19 Tim Teknis/Sekretariat.

Pada ASC ke-XII, 44 kompetitor Indonesia akan mengikuti 22 kejuruan dari 26 kejuruan yang dipertandingkan. Adapun 22 kejuruan tersebut antara lain, Welding, IT Software Solution for Business, Electronics, Web Design and Development, Electrical Installations, Bricklaying, Mechanical Engineering Desing-CAD,  IT Network Systems Administration, Mobile Robotic.

ASC adalah kompetisi rutin yang diselenggarakan dua tahun sekali untuk mempromosikan perkembangan keterampilan pekerja muda dari negara ASEAN, meningkatkan daya saing negara ASEAN, dan meningkatkan persaudaraan di antara negara ASEAN.

ASC telah diselenggarakan sebanyak 11 kali dimana pada ASC keempat tahun 2002 dan ASC kesembilan pada tahun 2012, Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi ini.

Indonesia tercatat sekali menjadi juara umum pada ASC 2012, tiga kali juara kedua yakni pada tahun 2006, 2010 dan 2016 dan dua kali menjadi juara ketiga yakni tahun 2008 dan 2014. [nes]




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya