Berita

Mahfud MD/Net

Politik

CAWAPRES JOKOWI

Mahfud MD Bisa Tutupi Kelemahan Penegakan Hukum Dan Bersih Rapor Merah KPK

MINGGU, 05 AGUSTUS 2018 | 18:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD adalah sosok yang paling pas dan sangat dibutuhkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mahfud memiliki pemahaman demokrasi, hukum dan konstitusi yang sangat baik dibandingkan nama-nama cawapres Jokowi lainnya yang ada saat ini.

"Saya termasuk yang merekomendasikan nama Mahfud MD sebagai cawapres Pak Jokowi," ujar pengamat hukum tata negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Oce Madril, Minggu (5/8).

Pemerintahan Presiden Jokowi sejak menjabat hingga sekarang ini, dinilai pengajar hukum administrasi negara Fakultas Hukum UGM ini, cukup lemah dalam sisi penegakan hukum. Karenanya, sosok pendamping yang dibutuhkan adalah figur yang mampu menutupi kelemahan tersebut.


Komitmen antikorupsi Mahfud MD juga tak diragukan. Track reecord-nya sangat bersih dari mulai menjadi Menteri Pertahanan era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Anggota DPR hingga Ketua MK.

Bahkan, Mahfud sangat sering memberi back up kepada isu-isu antikorupsi. Saat menjadi Ketua MK, banyak persidangan-persidangan yang menunjukkan keberpihakan kepada antikorupsi.

Misalnya yang paling fenomenal adalah MK membuka rekaman yang menggemparkan pada kasus Cicak vs Buaya.

"Saya belum menemui catatan kasus dan catatan integritas beliau terkait korupsi. Komitmen anti korupsinya tak patut diragukan. Saya tak punya kata-kata lagi untuk menilai beliau soal komitmen ini," kata peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM) ini.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dikabarkan telah menyodorkan empat nama bakal cawapres untuk pendamping Jokowi.

Empat nama yang disodorkan adalah, Ketua Umum (Ketum) PBNU Said Aqil Siroj, Ketum MUI Ma'ruf Amin, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PPP M. Romahurmuziy.

Sementara nama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, ternyata tidak disodorkan oleh PBNU. Kabarnya, Waketum PBNU Maksum Mahfudz menyerahkan rekomendasi nama-nama ini kepada Mensesneg Pratikno, Jumat (3/8). Sehari berikutnya, Sabtu (4/8), puluhan Kiai mendatangi PBNU mendesak Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj untuk  mendesak Cak Imin menjadi cawapres Jokowi.

Dibandingkan dengan nama-nama tersebut, Oce menilai, Mahfud paling lengkap dan bisa menutupi kelemahan penegakan hukum Jokowi. Tidak pernah dapat catatan merah dari KPK seperti Ketua Umum PKB Cak Imin.

"Kalau dibandingkan dengan nama-nama yang lain itu, saya kira beliau jauh di atas lebih baik untuk menutupi kekurangan Pak Jokowi tadi. Terutama soal catatan integritas antikorupsi. Maka wajar saja, tokoh-tokoh, akademisi selalu menempatkan nama Mahfud MD dalam rekoemendasi mereka, juga lembaga survei-survei yang kredibel," pungkas Oce.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya