Berita

Fahri Hamzah/Net

Dunia

Fahri Bawa Bantuan DPR Untuk Korban Gempa Lombok

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 11:21 WIB | LAPORAN:

DPR RI turut berbelasungkawa atas tragedi gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (29/7). Para wakil rakyat  turut memberikan bantuan kepada korban gempa.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, mewakili anggota dan pimpinan DPR RI membawa langsung bantuan ke NTB. Dia ditemani dua anggota DPR dari dapil NTB, Lalu Gede Syamsul Mujahidin dari Faksi Hanura dan M. Syafruddin dari Fraksi PAN.

“Saya membawa amanah dari anggota dan pimpinan DPR yang menitipkan gaji mereka untuk korban. Ketua DPR juga menitipkan sekitar Rp 50 juta, sehingga total dana yang terkumpul sebesar Rp 100 juta,” jelas Fahri Hamzah setibanya di Bandara Internasional Lombok, Praya, Selasa (31/7).


Fokus bantuan ini akan disalurkan ke daerah Obel Obel, Kabupaten Lombok Timur karena daerah ini episentrum gempa dan terdampak sangat parah, namun minim penanganan.

"Perhatian nasional dan internasional lebih ke daerah Sembalun karena menjadi pos pendakian ke Gunung Rinjani dan lokasi geopark internasional," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter dengan kedalaman 24 km mengguncang pulau Lombok dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat, dan Pulau Bali, pada hari Minggu (29/7).

Pusat evakuasi terjadi di wilayah Sembalun yang merupakan salah satu pos pendakian menuju Gunung Rinjani yang sedang ramai pengunjung. Per hari Senin (30/7) terdapat 543 orang pendaki yang berhasil dievakuasi setelah sempat terjebak akibat 4 dari 5 jalur pendakian putus akibat gempa.

Korban gempa tercatat, 16 orang meninggal dunia dan 300 orang lebih warga terluka. Selian itu ribuan bangunan rumah, gedung fasilitas publik dan perkantoran rusak parah.

Pemerintah Provinsi NTB menetapkan waktu tanggap darurat hingga hari Kamis (2/8) dan berbagai unsur dari kementrian terkait, lembaga sosial kebencanaan dan TNI - Polri telah tiba untuk menolong warga dan melakukan evakuasi. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya