Berita

Nusantara

Pemprov DKI Periksa Semua Bangunan Industri

SENIN, 09 JULI 2018 | 16:56 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI Jakarta akan memeriksa bangunan-bangunan industri. Pemeriksaan meliputi apakah bangunan tersebut memiliki sumur resapan, IPAL, dan pengolahan air tanah sesuai aturan.

Gubernur Anies Baswedan mengatakan pemeriksaan dilakukan mulai hari ini, Senin (9/7).

Pagi tadi Pemprov DKI Jakarta apel pelaksanaan survei Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah serta Pemanfaatan Air Tanah di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP).

"Pemeriksaan ini dilakukan dua wilayah. Mulai dari tanggal 9 hingga 20 Juli mendatang. Total ada 80 bangunan di kawasan industri Jakarta Barat dan Timur yang akan diperiksa," kata Anies.


Tiap hari, katanya, tim Pemprov DKI akan melakukan pemeriksaan di setiap bangunan industri satu per satu. Terutama penyediaan sumur resapan, instalasi pengolahan air limbah, serta pemanfaatan air tanah pada bangunan industri.

"Dengan total ada 120 petugas yang akan melakukan pemeriksaan. Satu tim terdiri atas beberapa SKPD terkait," katanya.

SKPD terkait yang dimaksud adalah Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan, Dinas Perindustrian dan Energi, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, PDAM, PD PAL, Satpol PP, dan unsur Pemprov.

Anies mengatakan membangun Jakarta menjadi kota yang maju harus didukung lingkungan hidup yang berkelanjutan, sehingga perlu upaya serius dimulai dari perubahan prilaku melalu pengawasan terpadu.

Hasil akhir pemeriksaan tim bukan daftar pelanggar, melainkan daftar perbaikan dan kemajuan lingkungan hidup.

"Maka dari itu harus ada perubahan perilaku berkegiatan di Jakarta mulai dari ketertiban pengelolaan air limbah dan sumur resapan," tukasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya