Berita

Foto: Repro Video BNPB

Nusantara

39 Kapal Nelayan Terbakar Di Pelabuhan Benoa, Inilah Rinciannya

SENIN, 09 JULI 2018 | 11:13 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Puluhan unit kapal ikan di Pelabuhan Benoa, Bali, terbakar pada Senin (9/7) dinihari sekitar pukul 02.00 WITA.

Keterangan tertulis dari Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Provinsi Bali menyebut ada 39 unit kapal ikan hangus terbakar dalam peristiwa itu.

Dengan rincian lima unit kapal milik PT AKFI yakni KM Cilacap, KM Jaya Karya, KM Akau Jaya Lima, KM BMJ Satu, KM Bintang Barat, dan KM Bina Sejati


Tujuh kapal lainnya milik PT Intimas Surya yang terdiri dari  KM Hiroyosi 7, KM Permata 03, KM Permata 103, KM Permata 06, KM Permata 01, KM Mutiara 28, dan KM Mutiara 10.

Ada juga kapal nelayan milik PT Bandar Nelayan, KM Bandar nelayan 168, dan Km Bandar Nelayan 2019. Disebutkan, sebanyak 25 kapal yang belum terdata mengingat api masih menyala.

Total 11 unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memadamkan api. Sebanyak delapan unit dari Kota Denpasar, PMK Kabupaten Badung dua unit, PMK Pelindo satu unit, dibantu tiga ambulan serta alat kontruksi milik PT Intimas, PT AKFI dan Bandar Nelayan.

"Untuk korban jiwa nihil serta kerugian belum bisa ditaksir masih dalam lidik  mengingat para pemilik kapal belum dapat dimintai keterangan," tutup laporan dari Pusdalops BPBD Provinsi Bali. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya