Berita

Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Cak Imin Yang Sok Hebat Tak Akan Dipilih Jokowi

RABU, 04 JULI 2018 | 21:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Nahdliyyin berpeluang mendampingi Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Peluang orang NU semakin besar jika isu SARA yang saat ini menyerang Jokowi terus muncul hingga masa penetapan cawapres.

Jika Jokowi memilih cawapres dari kalangan NU, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar diyakini bakal gigit jari.

"Yang pasti saya yakin jika Jokowi akan menggandeng tokoh dari NU, maka tokoh itu bukan Muhaimin Iskandar. Jokowi tidak akan memilih orang yang sok menonjol dan sok hebat,"  kata pengamat politik Ray Rangkuti, Rabu (4/7).

Ray melihat bahwa beberapa waktu terakhir ini, langkah dan manuver Cak Imin membuat gerah Jokowi. Cak Imin melakukan maneuver 'ke kanan dan ke kiri' yang seakan tidak terkendali. Malah kadang terlihat dekat dengan kubu oposisi.
Ray melihat bahwa beberapa waktu terakhir ini, langkah dan manuver Cak Imin membuat gerah Jokowi. Cak Imin melakukan maneuver 'ke kanan dan ke kiri' yang seakan tidak terkendali. Malah kadang terlihat dekat dengan kubu oposisi.

"Manuver Muhaimin bikin Jokowi tidak Happy. Partai pendukung Jokowi pun tidka happy dengan langkah dan ucapan Muhaimin. Sehingga partai pendukung pun tidak akan menerika Cak Imin sebagai Cawapres," jelas Ray.

Ray menambahkan, sebenarnya dulu Cak Imin mempunyai peluang untuk digandeng Jokowi. Namun dengan sejumlah manuver yang dilakukan selama ini, ditambah PKB banyak mengalami kekalahan di Pilkada serentak membuat peluang Cak Imin semakin jauh.[dem]


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya