Berita

Timnas Inggris/Net

Jaya Suprana

Inggris Nyaris Susul Jerman Pulang Kandang

RABU, 04 JULI 2018 | 09:17 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TERNYATA Inggris tidak sekuat dan Kolombia tidak selemah seperti praduga para bandar taruhan maupun mereka yang dianggap “ahli” meramal sepakbola.

Sama Kuat


Pada laga menghadapi Kolombia sang mahabintang penyerang Inggris berkaos nomor 9, Harry Kane melakukan tendangan penalti ke arah tengah gawang Kolombia sementara penjaga gawang Kolombia berarah ke arah kanan sehingga Inggris unggul satu gol.


Keunggulan Inggris bertahan sampai dengan menit ke-93 di mana pemain bertahan Kolombia bernomor 13, Mina menyundul bola masuk gawang Inggris sehingga skor menjadi seri 1 lawan 1.

Kemudian Inggris dan Kolombia makin sengit bertarung, namun sama-sama tidak berhasil menambah gol barang secuilpun sampai pada menit ke-122 sang wasit terlalu capek untuk melanjutkan pertandingan sama kuat atau sama lemah itu, maka memaksa kedua timnas untuk adu penalti untuk memutuskan siapa pulang kandang siapa lanjut ke babak selanjutnya.

Adu Penalti


Cuadrado berhasil membobol gawang Inggeris, lalu Rashford membalas membobol gawang Kolombia, langsung Muriel berjaya menjebol gawang lawan, sementara Henderson gagal disusul kegagalan Uribe, sebelum Trippier sukses menyamakan skor adu penalti 3-3, sebelum Bacca gagal mengecoh penjaga gawang Inggris dan Dier mengakhiri drama adu penalti Kolombia lawan Inggris di Stadion Spartak, Moskow, Rusia larut malam 3 Juli 2018 waktu Moskow sehingga sang mahabintang Harry Kane tidak perlu mempertaruhkan pamornya dalam adu penalti Inggris versus Kolombia.

Naga-naganya Inggeris akan berjaya masuk babak semifinal sebab lawan yang akan dihadapi di babak perempat final adalah Swedia. Namun jangan lupa kenyataan bahwa bandar taruhan meski tidak pernah merugi sebenarnya tidak selalu benar ramalannya apalagi mereka yang dianggap “ahli” sepakbola akibat bola memang bundar yang tampaknya makin bundar di Piala Dunia 2018. [***]

Penulis mendambakan timnas Indonesia masuk perhitungan bandar taruhan Piala Dunia

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya