Berita

Luhut B. Pandjaitan/Net

Nusantara

Pak Luhut, Tolong Jangan Hentikan Evakuasi Korban Tenggelam Danau Toba

SELASA, 03 JULI 2018 | 10:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerintah lewat Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan diminta tidak menghentikan proses evakuasi kapal dan korban yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara.

"Pak Luhut, tolong jangan hentikan proses evakuasi korban dan bangkai Kapal KM. Sinar Bangun di Danau Toba," kata aktivis Sumut yang juga Ketua Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) Sumut Saharuddin kepada redaksi, Selasa (3/7).

Jelas Saharuddin, tragedi tenggelamnya Kapal KM. Sinar Bangun bukan disebabkan oleh bencana, tapi karena over kapasitas dan pelanggaran SOP pelayaran. Atas hal itu pemerintah harus bertanggung jawab, karena kelalaian itu menyebabkan korban jiwa lebih dari 164 orang yang belum terevakuasi.


"Keputusan untuk menghentikan proses evakuasi korban dan kapal, mengisyaratkan bahwa pemerintah dan negara tidak sungguh-sungguh dalam memperjuangkan hak-hak kemanusiaan warga negara, meski diperkirakan telah meninggal," ujarnya.

Saharuddin menambahkan, DPR RI perlu memanggil pemerintah dan pihak berwenang guna mengklarifikasi proses penghentian evakuasi tersebut, sekaligus merekomendasikan solusi diantaranya agar dunia internasional mengirimkan bantuan kemanusiaan.

"Desak pemerintah pusat. Pertama, jangan hentikan proses evakuasi kapal dan korban. Kedua, minta dukungan dunia internasional untuk kemanusiaan," pungkasnya. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya