Berita

Bisnis

Tandon Berkualitas Akan Lindungi Kemurnian Air Bersih

SABTU, 30 JUNI 2018 | 12:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Memasuki musim pancaroba ketersediaan air bersih biasanya tidak terkontrol. Cuaca panas berkepanjangan diselingi hujan seringkali membuat air bersih sulit ditemui.

Salah satu upaya untuk tetap menjaga kualitas air yakni dengan menyimpannya dalam tandon. Namun, tandon biasa tidak cukup untuk menjaga kualitas air.

Head of Marketing Communication and Customer Care dari PT Penguin Indonesia, Andi Hermawan mengungkapkan, beberapa tips yang bisa dijadikan acuan untuk memilih tandon, antara lain memiliki lapisan kedap cahaya yang dapat mencegah pertumbuhan lumut pada lapisan dalam tangki air.


Andi menyarankan untuk memilih tandon yang memiliki lapisan silver ion (antibakteri) agar dapat mencegah pertumbuhan bakteri pada tandon. Berbahan ringan dan kuat agar mudah dipindahkan.

Tandon disarankan menggunakan bahan PE yang berlisensi food grade (FDA), dan menggunakan lapisan UV20+ untuk mencegah pudarnya warna tangki dalam jangka panjang.

"Pilih juga tandon yang sudah memiliki SNI dan ISO 9001:2008 untuk menjamin mutu dan kualitasnya," tambah Andi dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/6).

Pada program CSR Tandon Berkah Ramadan yang telah diselenggarakan selama bulan suci memberikan kesempatan warga Surabaya untuk memilih masjid terfavorit. Program bertema "Suci dan Bersih bersama Penguin" itu sebelumnya telah membagikan produk tandon penguin kepada 25 masjid.
 
Masjid yang bekerjasama dengan Penguin berkompetisi memperindah lokasi tandon. Akan ada pemilihan masjid terfavorit, berdasarkan tingginya antusias warga sekitar di media sosial saat pemasangan tandon Penguin dan fungsional tandon yang digunakan.
 
Lebih lanjut Andi menjelaskan, awal Juli nanti pihaknya akan melakukan proses penjurian. Harapannya, program Tandon Berkah Ramadan dapat meningkatkan kebutuhan air bersih bagi warga yang beribadah.

"Begitu juga bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari dalam penggunaan air bersih pada masyarakat luas," tutupnya. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya