Berita

Foto: Twitter Jokowi

Politik

Jokowi Keliru, Bukan Indonesia Negara Pertama Yang Dikunjungi Mahathir

JUMAT, 29 JUNI 2018 | 21:08 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden RI Joko Widodo mengklaim kunjungan pertama Mahathir Mohamad ke luar negeri pasca terpilih kembali menjadi Perdana Menteri Malaysia adalah Indonesia.

Hal itu dikatakan Jokowi melalui akun Twitter pribadinya@jokowi, Jumat (29/6).

"Kunjungan pertama Bapak Mahathir Mohamad ke luar Malaysia sejak menjadi perdana menteri baru adalah ke Indonesia," tulis Jokowi.


Jokowi dalam Twitternya juga menyebutkan apa alasan Mahathir berkunjung ke Tanah Air. Salah satu yang melatarbelaki adalah alasan kekeluargaan.

"Alasannya, Indonesia ini jiran terdekat dan memiliki hubungan kekeluargaan. 'Ramai penduduk Malaysia itu dari Indonesia, termasuk bapak mertua saya' katanya," ujar Jokowi.

Hari ini Mahathir memang berkunjung ke Indonesia. Dia diterima Jokowi di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat.

Mahathir juga menyempatkan diri berbicara dalam forum Indonesia Malaysia Business Council (IMBC) di Grand Hyatt, Jakarta, yang dipandung chairman IMBC Tanri Abeng.

Tapi, apakah lupa atau bohong, ternyata kunjungan perdana Mahathir setelah kembali menjabat PM Malaysia bukan Indonesia tapi Jepang.

Pada 10 Juni lalu, Mahathir berkunjung ke Jepang dan bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe. Dia juga menghadiri konferensi tahunan Nikkei Asia. [nes]



Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya