Berita

Amien Rais/Net

Politik

Sudah Sepuh, Mbah Amien Kritiklah Yang Bukan Pecah Belah

MINGGU, 10 JUNI 2018 | 13:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sepak terjang Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang doyan mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo menuai sorotan. Pasalnya, kritik Amien dinilai tidak membangun dan lebih banyak dilatari kepentingan politik.

Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nasyirul Falah Amru menyampaikan, sebagai orang yang sudah sepuh, Amien disarankan lebih banyak beribadah dan melakukan hal positif.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Falah itu, kritik Amien terhadap pemerintah kerap beraroma kebencian dan berpotensi memecah belah.


"Mbah Amien itu sampun sepuh, kalau kritis boleh tapi bikinlah kritik yang membangun, kritik yang tetap adem," kata Gus Falah dalam keterangannya, Minggu (10/6).

Banyak kritik Amien yang dinilai tidak berdasarkan data dan bukan untuk kepentingan rakyat, tapi hanya soal kepentingan politik.

Contoh yang disampaikan Gus Falah adalah saat Amien mengatakan Presiden Jokowi berbohong saat memberikan sertifikat tanah di Yogyakarta. Padahal, masyarakat sangat gembira menerima sertifikat tanah yang sudah dinantikan sejak lama.

Selain itu, lanjut Gus Falah, Amien juga dinilainya aneh ketika meminta warga korban gusuran di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, berdoa agar ganti presiden pada 2019. Doa Amien itu dianggap keliru karena seharusnya doa dipanjatkan untuk kebaikan bangsa.

"Berdoa itu kan harusnya yang positif, yang baik-baik," ucap Sekretaris Baitul Muslimin Indonesia tersebut.

"Jadi siapa yang meludahi langit pasti akan kembali terpercik ke muka sendiri. Siapa yang berdoa baik akan kembali baik pada dirinya sebaliknya pun seperti itu," sambung Gus Falah.

Dia menyampaikan, Amien punya kepentingan politik memenangkan jagonya pada Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Salah satu calon yang didukung Amien pada Pilkada 2018, kata Gus Falah, adalah calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah, sedangkan untuk pilpres, Amien merapat ke gerbong Prabowo Subianto yang dicalonkan Partai Gerindra.

"Kami tahu Mbah Amien di belakangnya Khofifah. Sudahlah, sebagai orang sepuh sebaiknya berbuat baik dan menyampaikan yang adem-adem saja," pungkas Gus Falah. [wid]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya