Berita

Foto:Net

Nusantara

Diduga Palsukan Ijazah, KPU Didesak Diskualifikasi Jaro Ade

JUMAT, 08 JUNI 2018 | 08:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Calon Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade diduga telah memalsukan ijazah. Hal itu disuarakan sekelompok pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu dalam aksi demonstrasi di halaman  Gedung KPU Pusat, Jakarta, Kamis (7/6).

Koordinator Aksi Ahmad Faisal mengatakan, ratusan massa aksi yang memadati halaman depan KPU Pusat menyampaikan aspirasi dan tuntutan. Diantara poin yang disampaikan yaitu, KPU harus mendiskualifikasi Jaro Ade yang berpasangan dengan Ingrid Kansil dari perhelatan Pilkada Kabupaten Bogor karena menggunakan ijazah palsu.

"Kami atas nama Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada KPU Pusat terkait lolosnya Jaro Ade dalam pilkada ini," ujar Faisal dalam keterangannya, Jumat (8/6).


Dia menambahkan jika tuntutan mereka tidak diterima dan tidak dipertimbangkan, maka hari ini mereka akan mendatangi KPU Kabupaten Bogor untuk menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih banyak.

Lanjut Faisal, pasangan nomor urut 3 tersebut telah merusak tatanan nilai dalam dunia pendidikan karena diduga memalsukan ijazah.

"Kami akan kawal terus kasus ini sampai selesai karena bagi kami Jaro Ade sudah merusak tatanan dan nilai dalam dunia pendidikan," tutupnya. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya