Berita

Jokowi-JK/Net

Politik

Golkar Harus Proaktif Perjuangkan Jokowi-JK Untuk 2019

RABU, 06 JUNI 2018 | 08:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Golkar harus proaktif menggunakan seluruh sumber daya jaringan lobby untuk memenangkan judicial review di MK agar polemik masa jabatan wakil presiden yang sudah dua kali pada periode berbeda dapat dibenarkan secara konstitusi untuk mencalonkan kembali.

Demikian salah satu isi pokok pandangan Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Yuddy Chrisnandi dalam bocoran email-nya kepada Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono baru-baru ini.

Di awal suratnya, Yuddy yang menjabat Duta Besar RI untuk Ukraina, Armenia dan Georgia mengaku tidak bisa menghadiri rapat Dewan Pakar Partai Golkar pada 2 Juni 2018 di Tanah Air.


Kembali ke soal judicial review, Yuddy menyampaikan pendapatnya tersebut berlandaskan dua hal. Pertama, mengingat Ketua Umum Partai Golkar .Airlangga Hartarto dan jajaran DPP Golkar sudah mengambil sikap politik yaitu mendukung Presiden Joko Widodo untuk periode kedua.

Kedua, mengingat Presiden Jokowi masih menghendaki untuk berpasangan dengan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla pada Pemilihan Presiden 2019.

"Ini guna kepentingan stabilitas politik nasional, kesinambungan kebijakan pemerintahan dan persiapan regenerasi kepemimpinan nasional yang "smooth" khususnya dalam mempersiapkan kader Golkar menjadi Presiden pada masa berikutnya," demikian Yuddy. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya