Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Kembali Bagi-bagi Sembako, Bawaslu Harus Tindak Tegas Jokowi

SENIN, 04 JUNI 2018 | 09:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo alias Jokowi belum ada tanda-tanda memghentikan kegiatan bagi-bagi sembako.

Terakhir, Sabtu kemarin (2/6), Jokowi membagikan sembako kepada warga Jakarta Utara salah satunya di RW 04, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan.

Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) Bastian P. Simanjuntak mengatakan, Bawaslu pernah menyampaikan agar Jokowi menghentikan kegiatan bagi-bagi sembako karena mengarah pada kampanye.

"Tapi bukannya berhenti, Jokowi malah melanjutkan kegiatan tersebut," ucap Bastian dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Senin (4/6).


Geprindo mendesak Bawaslu dan jajaran seperti Panwas agar menghentikan kegiatan yang cenderung mencuri start kampanye jelang Pilres 2019.

"Harus ada tindakan tegas dari Bawaslu dan jajarannya, siapapun pelakunya harus diberi sanksi. Indonesia adalah negara hukum, semua sama di hadapan hukum walaupun sering beda di hadapan hakim," tutup Bastian.

Namun oleh Istana seperti dikutip dari JPNN, Deputi IV Staf Kepresidenan Eko Sulistyo menerangkan paket sembako dari Istana Kepresidenan kepada masyarakat memang sudah diprogramkan. Dana untuk sembako tersebut diambil dari pos anggaran Kepresidenan. Agenda Bagi-bagi sembako​ ini sudah melekat dengan tugas-tugas​ Presiden sendiri.

Mengingat anggaran berasal dari pos anggaran Kepresidenan, bukan tidak mungkin Jokowi bakal membagi-bagikan sembako. Namun, Jokowi bakal menghentikan agenda aksi sosial ini bila dia mencalon kembali sebagai Presiden di 2019. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya