Berita

Politik

Koalisi Relawan Muslim Jokowi Untuk Mengcounter Jokowi Anti Islam

SABTU, 02 JUNI 2018 | 07:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Koalisi Relawan Muslim Jokowi beberapa hari lalu dideklarasikan. Deklarasi digagas oleh Al Maun (Aliansi Masyarakat untuk Nawacita) dan diikuti oleh lima organ relawan muslim lainnya, Sahabat Muslim Jokowi (Salim Jokowi), Majelis Ta'lim Jokowi (Mata Jokowi), Laskar Santri Jokowi, Jaga Jokowi dan Jamin Jokowi.

Ketua Koalisi Relawan Muslim Jokowi Muhammad Rafik mengatakan semua organ relawan tersebut berbasis pemilih muslim dan memilih tema keislaman dalam pergerakannya.

Tujuan dideklarasikan koalisi ini untuk mengimbangi dan mengcounter berbagai isu yang menyerang Jokowi terkait isu anti Islam dan kriminalisasi ulama.


Rafik menjelaskan kebijakan Pemerintahan Jokowi membela kemerdekaan Palestina dan rencana Jokowi membangun Universitas Islam Internasional sudah cukup menunjukkan keberpihakan Jokowi terhadap umat Islam. Sehingga kabar bohong atau hoax yang selalu menyudutkan Jokowi anti Islam harus dilawan dengan berita positif.

"Betapa banyak program Jokowi untuk kemaslahatan umat Islam," terangnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/6).

Menurut Rafik yang juga Ketua Umum Koordinator Nasional Al  Ma'un, dengan adanya Koalisi Relawan Muslim Jokowi kiranya dapat menghimpun suara dari para pemilih muslim yang masih ragu memilih petahana hanya karena kabar bohong yang banyak beredar.

"Kami akan sadarkan masyarakat bahwa Jokowi sudah berbuat banyak untuk umat Islam dan akan terus bekerja sampai dua periode nanti," ujarnya. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya