Berita

MPR: Pemerintah Jangan Didikte Swasta

KAMIS, 31 MEI 2018 | 16:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar mengatakan untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia, persebaran lapangan pekerjaan di setiap wilayah harus merata.

Karena itu, Muhaimin alias Cak Imin mendorong pemerintah supaya mengintervensi swasta, sehingga kantong lapangan kerja juga menyentuh wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh oleh industri.

"Negara harus mengatur swasta untuk membuka kawasan industri baru. Jangan sampai pemerintah malah didikte oleh swasta," ujar Cak Imin saat meninjau Pasar Plered, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (31/5).


Cara lain untuk menekan jumlah pengangguran di Indonesia, kata Cak Imin, yakni dengan memaksimalkan penggunaan dana desa, yang masuk ke rekening desa sebesar Rp 800 hingga Rp 1 miliar per tahunnya.

Program padat karya yang didanai oleh dana desa, serta pemanfaatan dana desa untuk ekonomi kreatif, dia sebut sebagai solusi untuk mengurangi pengangguran yang ada di desa.

"Mengatasi pengangguran di desa dengan memperbesar dana desa. Agarbsemua yang nganggur itu bisa kerja dan mendapatkan penghasilan," kata Cak Imin.[dem]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya