Berita

Foto: Puspen TNI

Politik

Panglima TNI: Mari Rapatkan Barisan Jaga NKRI

KAMIS, 31 MEI 2018 | 04:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. TNI dan Polri adalah kekuatan besar yang mampu menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya.

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di hadapan sekitar 2.500 keluarga besar TNI-Polri, tokoh agama, alim ulama dan masyarakat Lombok dalam rangka Safari Ramadhan Panglima TNI bersama Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian di Korem 162/Wira Bhakti, Jl. Lingkar Selatan No. 99, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu malam (30/5).

Panglima TNI mengingatkan bahwa TNI dan Polri tidak bisa sendirian menjaga keutuhan NKRI namun harus bersama-sama komponen bangsa, para alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat.


"Kita tidak boleh diadu domba dan kita tidak boleh pecah, kita harus bersatu mempertahankan NKRI," tegas Panglima TNI dalam keterangan Puspen TNI, Kamis (31/5).

Menurut Marsekal Hadi, ada kelompok dengan paham radikal yang ingin memecah belah Indonesia. Untuk itu, TNI dan Polri dengan sinergitasnya bertekad untuk tetap menjaga dan mempertahankan wilayah NKRI.

"Mari kita sama-sama perangi paham tersebut untuk menjaga keutuhan NKRI, seperti apa yang sudah ditanamkan oleh para pendahulu kita yaitu menjadi negara yang besar, negara yang kaya, negara yang subur dan rakyat yang makmur," ujarnya.

"Saat ini saya selaku Panglima TNI bersama Kapolri melaksanakan Safari Ramadhan berkeliling wilayah-wilayah untuk menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan kejadian beberapa waktu lalu, mulai dari Mako Brimob, Surabaya dan Sumatera," kata Marsekal Hadi menambahkan.

Di sisi lain Panglima TNI menyampaikan bahwa Indonesia terkenal dengan keramahtamahan penduduknya, beraneka ragam agama dan memiliki budaya yang berbeda, namun saling menghargai. Disamping itu, Indonesia juga merupakan negara yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem raharjo.

"Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat, mari kita bersama-sama merapatkan barisan untuk menjaga NKRI yang kita cintai bersama ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan antara lain bahwa hingga saat ini Nusa Tenggara Barat (NTB) masih relatif aman, walaupun  di beberapa tempat di Indonesia terjadi ledakan bom.

"Saya sangat terkesan dengan kedamaian di Pulau Lombok dan NTB pada umumnya," ucapnya.

Menurut Jenderal Pol Tito Karnavian, Lombok merupakan salah satu primadona setelah Bali. "Ini merupakah salah satu nikmat dari Allah SWT yang harus kita syukuri," katanya.

Acara Safari Ramadhan Korem 162/Wira Bhakti diakhiri dengan penyerahan bingkisan secara simbolis oleh Panglima TNI dan Kapolri kepada perwakilan Warakauri TNI dan Polri serta anak yatim piatu.

Turut mendampingi Panglima TNI dalam kegiatan tersebut, diantaranya Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono, Kapuspen Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dan Kops Brimob Irjen Pol Rudi Sufahriadi dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto.

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan di Bandara Internasional Lombok disambut Gubernur NTB TGH. Muhammad Zainul Majdi, Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Kapolda NTB Brigjen Pol. Achmat Juri, Danrem 161/WS Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Danrem 162/Wb Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Dodi Fernando, Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Muharjo, Kabinda NTB Tarwo, dan Wakil Ketua I DPRD Prov TGH Mahali Fikri. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya